IHSG Dibuka Melemah Pada Hari Senin & Tekanan Jual Saham Emas Membesar

IHSG Ambles 3,44% di Awal Perdagangan Hari Senin , Saham Emas dan Grup Prajogo Tertekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tajam pada perdagangan Senin (2/2/2026). Hingga 12 menit setelah pembukaan, IHSG anjlok 287 poin atau 3,44% ke level 8.043,11 dari posisi awal 8.306,16.
Pada perdagangan pagi ini, tercatat 108 saham menguat, 514 melemah, dan 81 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp4,94 triliun dengan volume 7,87 miliar saham. Kapitalisasi pasar turun menjadi Rp14.523 triliun.
Pelemahan dipicu oleh koreksi tajam saham-saham emiten tambang dan emas seiring anjloknya harga emas global. Hampir seluruh saham emas terkoreksi signifikan, mendekati penurunan dua digit.
Tekanan juga terjadi pada saham-saham grup Prajogo Pangestu. Saham PTRO ambrok 14%, BRPT turun 11%, dan CDIA melemah 10%.
Pasar keuangan domestik diperkirakan masih volatil di pekan pertama Februari 2026, di tengah kekhawatiran investor terkait tata kelola dan transparansi pasar menyusul tekanan dari MSCI serta pergantian pimpinan di OJK dan BEI.
Sumber: CNBC Indonesia










