Viral! Dua Kuliner Indonesia Masuk Daftar Makanan Terburuk Dunia 2025 Versi Taste Atlas

Last Updated: 3 Februari 2026By Tags: , , ,

Ilustrasi tinutuan. Bubur gurih khas Manado tinutuan menjadi salah satu makanan Indonesia terburuk di dunia 2025 versi Taste Atlas

Dua hidangan tradisional Indonesia masuk dalam daftar Makanan dengan Peringkat Terburuk di Dunia per Januari 2025 versi Taste Atlas. Daftar tersebut diumumkan pada Rabu, 8 Januari 2025, dalam publikasi bertajuk “100 Worst Rated Foods in the World”.

Taste Atlas merupakan platform kuliner berbasis di Kroasia yang dikenal sebagai ensiklopedia rasa dunia. Situs ini memuat informasi seputar makanan tradisional, bahan pangan lokal, hingga restoran autentik dari berbagai negara. Penilaian dalam daftar tersebut dihimpun dari suara publik global hingga 8 Januari 2025, dengan total sebanyak 385.835 suara.

Taste Atlas menegaskan bahwa sistem pemeringkatan dilakukan secara ketat dengan menyaring penilaian dari bot, sentimen nasionalisme, maupun patriotisme lokal. Hanya pengguna yang dianggap memiliki pemahaman kuliner yang baik yang dapat memberikan nilai lebih dalam proses penilaian.

Berdasarkan hasil tersebut, dua kuliner asal Indonesia, yakni tinutuan dan paniki, masuk dalam daftar makanan dengan peringkat terendah dunia tahun 2025.

Dalam daftar “100 Makanan dengan Peringkat Terburuk di Dunia”, tinutuan berada di posisi ke-16 dengan nilai 2,3 bintang, sementara paniki menempati peringkat ke-36 dengan nilai 2,5 bintang.

Tinutuan dikenal sebagai bubur khas Manado, Sulawesi Utara, yang umumnya disajikan sebagai menu sarapan. Hidangan ini dibuat dari beras yang dimasak bersama berbagai jenis sayuran seperti bayam, labu, singkong, dan jagung hingga bertekstur bubur. Tinutuan biasanya disantap dengan tambahan ikan asin dan sambal.

Sementara itu, paniki merupakan masakan khas Manado yang berbahan dasar daging kelelawar dan disajikan menyerupai sup. Proses pembuatannya diawali dengan memanggang kelelawar untuk menghilangkan bulu, kemudian membersihkan isi perut dan memotong dagingnya. Daging tersebut direbus sebelum dimasak kembali bersama santan dan aneka rempah seperti serai, jahe, daun kari, daun bawang, cabai, bawang putih, serta taburan bawang goreng. Paniki umumnya disajikan bersama nasi putih.

Selain tinutuan dan paniki, Taste Atlas juga merilis lima besar makanan dengan peringkat terburuk dunia tahun 2025. Posisi pertama ditempati Bloodplat dari Swedia dan Lapland, Finlandia, dengan nilai 1,6 bintang. Hidangan ini berupa pangsit berwarna cokelat tua yang dibuat dari tepung gandum hitam dan darah hewan, seperti rusa kutub.

Peringkat berikutnya adalah Bocadillo de sardinas dari Spanyol dengan nilai 1,9 bintang, berupa roti lapis berisi sarden kalengan. Di posisi yang sama terdapat Calskrove, piza calzone asal Swedia yang diisi hamburger dan kentang goreng.

Selanjutnya, Angulas a la cazuela, hidangan tradisional Spanyol berbahan belut muda, juga memperoleh nilai 1,9 bintang. Sementara Jellied eels, makanan jalanan khas London berbahan belut yang dimasak hingga bertekstur jeli, berada di posisi lima besar dengan nilai 2,1 bintang.

sumber: kompas.com

berita selengkapnya bisa anda lihat di aruna9news

Leave A Comment