Insiden Kecelakaan di Singapura, Bocah Asal Indonesia Meninggal Dunia

Last Updated: 9 Februari 2026By Tags: , ,

Aruna9news.com – Sebuah insiden tragis terjadi pada dua orang WNI di kawasan Chinatown, Singapura Jumat pagi (6/2/2026) yang menewaskan seorang anak perempuan berusia 6 tahun dan membuat ibunya mengalami luka-luka hingga kritis setelah keduanya ditabrak oleh sebuah mobil saat berjalan di area parkir dekat Buddha Tooth Relic Temple. Informasi tersebut disampaikan otoritas setempat sebagaimana dikutip The Straits Times.

Kepolisian Singapura menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil dan dua pejalan kaki di South Bridge Road sekitar pukul 11.50 waktu setempat. Kedua korban, yakni seorang perempuan berusia 31 tahun dan anak perempuannya yang berusia enam tahun, sempat dalam kondisi sadar saat dilarikan ke rumah sakit. Namun, sang anak kemudian meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya.

SC : SG Road Vigilante Facebook page

Singapore Civil Defence Force (SCDF) juga menyebutkan bahwa kedua korban dibawa ke Singapore General Hospital untuk mendapatkan perawatan medis.

Ibu dan anak tersebut merupakan wisatawan asal Indonesia. Insiden itu terjadi di area parkir di sebelah Buddha Tooth Relic Temple, salah satu destinasi wisata populer di kawasan Chinatown.

Seorang saksi mata yang mengaku berjalan tepat di belakang korban menuturkan bahwa mobil tersebut keluar dari area parkir saat kejadian berlangsung. Dalam keterangannya di laman Facebook SG Road Vigilante, saksi menyebut pengemudi diduga tidak memeriksa sisi kanan jalan saat berbelok.

“Pengemudi hanya melihat ke kiri saat berbelok ke kanan,” ujar saksi tersebut.

Saksi menyebut mobil tersebut tiba-tiba melaju dengan kecepatan tinggi, hingga roda belakang kendaraan mengenai tubuh sang ibu. Ia mengaku heran karena pengemudi justru menambah laju kendaraan saat hendak keluar dari area parkir.

Saksi mata juga menuturkan bahwa ibu dan anak tersebut berjalan tanpa didampingi suami atau ayah korban saat kecelakaan terjadi. Ia mengaku berada tepat di belakang keduanya ketika insiden itu berlangsung.

Tak lama setelah kejadian, seorang pria yang diduga merupakan ayah dari anak tersebut tiba di lokasi sekitar dua menit kemudian. Saksi menyebut pria itu sempat meminta pengemudi mobil untuk keluar dari kendaraan dan berusaha menjelaskan bahwa dirinya tidak bersalah atas kejadian tersebut.

Kedua korban dibawa ke Singapore General Hospital untuk mendapatkan penanganan medis. Dalam perkembangan penyelidikan, pengemudi mobil berusia 38 tahun telah diamankan pihak berwenang karena diduga lalai saat berkendara. Hingga kini, proses penyelidikan atas kecelakaan tersebut masih berlangsung.

Pihak kepolisian Singapura hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Sumber : DetikNews, JakartaGlobe.id

Penulis : Aliya Lathifa Restu

Leave A Comment