Perilaku Self Harm pada Generasi Z: Tantangan Kesehatan Mental di Era Digital

Ilustrasi Individu yang Sedang Mengalami Tekanan Psikologis (Aliya Lathifa R / Aruna9News)
Aruna9news.com – Fenomena perilaku self harm semakin marak di kalangan remaja dan dewasa muda, khususnya pada Generasi Z yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Menurut studi terbaru dari Universitas Pendidikan Indonesia, banyak faktor yang menjadi penyebab meningkatnya perilaku ini.
Salah satu faktor utama adalah tekanan sosial yang begitu besar, baik dari lingkungan akademik maupun non-akademik. Ekspektasi berlebihan dari keluarga, teman, serta tekanan dari lingkungan sekitar seringkali memicu stres dan ketidakmampuan mereka untuk mengekspresikan perasaan secara verbal. Akibatnya, sebagian dari mereka memilih melakukan self harm sebagai bentuk pelampiasan emosi.
Tidak hanya itu, bullying, ketidakharmonisan keluarga, serta masalah dalam hubungan pertemanan dan percintaan juga turut memperparah kondisi psikologis mereka. Menurut penelitian tersebut, media sosial memiliki peran signifikan dalam peningkatan risiko ini. Konten terkait self harm yang tersebar luas di platform digital memicu rasa penasaran dan bahkan menjadi referensi bagi remaja untuk melakukan tindakan serupa.
Para ahli menyebut bahwa perilaku self harm not hanya sebagai bentuk pelampiasan emosi, tetapi juga sebagai simbol luka yang menggambarkan rasa sakit yang tidak mampu mereka ungkapkan dengan kata-kata. Pengaruh interaksi sosial dan simbol-simbol yang dibentuk melalui media sosial turut memperkuat makna di balik tindakan ini.
Mengatasi hal ini membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan orang tua, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan menyediakan dukungan emosional yang tepat bagi generasi muda.
Sumber : Setyowati, A. L., Abdullah, M. N. A., & Mujayapura, M. R. R. (2025). Pesan tersembunyi dibalik luka: Penyebab perilaku self harm pada generasi Z. SABANA: Jurnal Sosial Humaniora, 4(2), 212-220.
Penulis : Aliya Lathifa Restu










