Iran vs AS: Retorika Militer Menguat di Tengah Negosiasi

Last Updated: 19 Februari 2026By Tags: ,

Image foto: Seyyed ali khamenei🇮🇷

Aruna9news.com – Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memperingatkan bahwa negaranya memiliki kemampuan untuk menenggelamkan kapal perang milik Amerika Serikat yang berada di kawasan Teluk. Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya kehadiran militer AS dan tekanan dari Presiden Donald Trump agar Iran menyepakati kesepakatan terkait program nuklirnya.

Melalui mediasi Oman, kedua negara tengah menjalani pembicaraan untuk mencegah kemungkinan aksi militer, sementara Teheran menuntut pencabutan sanksi ekonomi sebagai bagian dari kesepakatan. Delegasi kedua pihak dilaporkan meninggalkan lokasi perundingan di kediaman duta besar Oman, Dalam pidatonya, Khamenei menyatakan bahwa kapal perang memang berbahaya, namun Iran memiliki persenjataan yang lebih berbahaya karena mampu menenggelamkannya. Ia juga menegaskan bahwa upaya AS tidak akan mampu menjatuhkan Republik Islam Iran.

Sementara itu, Trump kembali memperingatkan adanya konsekuensi jika Iran gagal mencapai kesepakatan. Washington diketahui mengerahkan dua kapal induk ke wilayah tersebut, termasuk USS Abraham Lincoln yang membawa puluhan pesawat militer dan berada ratusan kilometer dari pantai Iran.

Iran bersikeras agar pembicaraan hanya berfokus pada isu nuklir, sedangkan AS ingin memasukkan pembahasan program rudal balistik dan dukungan Iran terhadap kelompok bersenjata di kawasan. Pemerintah Iran juga menegaskan bahwa pencabutan sanksi harus menjadi bagian utama dari setiap kesepakatan.

Source: Detik.com

Leave A Comment