Gaji Tinggi Jadi Masalah, Manchester United Bingung Tentukan Masa Depan Andre Onana

Last Updated: 5 April 2026By Tags: ,

Image: Andre Onana bakal dipulihkan gajinya jika Manchester United lolos ke Liga Champions musim depan. (Getty Images/Ahmad Mora)

Aruna9news.comManchester United diperkirakan akan menghadapi dilema besar terkait masa depan Andre Onana pada bursa transfer musim panas mendatang. Situasi ini menjadi rumit karena menyangkut performa tim, persaingan di posisi kiper, hingga beban finansial klub, Saat ini, Onana tengah dipinjamkan ke Trabzonspor selama satu musim tanpa adanya opsi pembelian permanen. Hal ini berarti ia hampir pasti akan kembali ke Old Trafford setelah masa peminjamannya berakhir. Kembalinya Onana otomatis akan menambah persaingan di bawah mistar gawang MU yang mulai menemukan kestabilan.

Di sisi lain, Senne Lammens justru tampil impresif sejak dipercaya sebagai kiper utama. Penampilan konsisten dan kepercayaan yang diberikan pelatih membuat Lammens berpeluang besar mempertahankan statusnya sebagai pilihan pertama musim depan. Kondisi ini menempatkan Onana dalam posisi sulit—antara menerima peran sebagai kiper cadangan atau mencari klub baru demi menit bermain yang lebih banyak, Persoalan utama muncul dari sisi finansial. Berdasarkan laporan ESPN, gaji Onana saat ini mengalami pemotongan sekitar 25 persen karena MU tidak tampil di Liga Champions. Ia hanya menerima sekitar 120 hingga 175 ribu pound per pekan. Namun, jika MU berhasil finis di posisi empat besar dan kembali berlaga di Liga Champions musim depan, maka gaji Onana akan kembali normal, bahkan bisa melebihi 200 ribu pound per pekan.

Situasi ini menjadi beban tersendiri bagi manajemen. Memberikan gaji tinggi kepada pemain yang kemungkinan hanya menjadi pelapis jelas bukan keputusan ideal. Di sisi lain, menjual Onana juga bukan perkara mudah. Selain karena performanya yang belum sepenuhnya stabil dalam beberapa musim terakhir, klub-klub peminat kemungkinan besar akan keberatan memenuhi tuntutan gaji tinggi sang kiper, Selama masa peminjaman di Trabzonspor, Onana juga dikabarkan mendapatkan pemasukan tambahan melalui berbagai bonus performa. Hal ini semakin memperkuat posisi finansialnya, sekaligus membuatnya tidak mudah menerima penurunan gaji jika harus pindah ke klub lain.

Kontrak Onana di Manchester United yang masih berlaku hingga 2028 turut memperumit situasi. Dengan durasi kontrak yang panjang, MU tidak berada dalam tekanan untuk segera menjualnya, tetapi di sisi lain mereka juga harus memikirkan efisiensi skuad dan struktur gaji tim, Sebagai jalan tengah, muncul opsi bahwa MU bisa menanggung sebagian gaji Onana jika ia dipinjamkan kembali atau dijual ke klub lain. Strategi ini sering digunakan untuk pemain dengan beban gaji tinggi agar tetap menarik bagi klub peminat.

Tak hanya itu, MU juga dikabarkan akan melakukan perombakan di sektor penjaga gawang. Altay Bayindir dan Tom Heaton berpotensi dilepas pada musim panas nanti, membuka ruang bagi kiper baru sebagai pelapis atau bahkan pesaing di posisi utama, Dengan berbagai faktor tersebut—mulai dari performa, persaingan internal, hingga aspek finansial—Manchester United benar-benar dihadapkan pada keputusan sulit terkait masa depan Andre Onana. Keputusan yang diambil nantinya bukan hanya berdampak pada komposisi skuad, tetapi juga stabilitas keuangan klub dalam jangka panjang.

Source: Detik.com

Editor: Ariel Yoga Praditya

Leave A Comment