H&M Tutup 160 Toko di 2026, Fokus Perkuat E-Commerce dan Gerai Strategis

Last Updated: 9 April 2026By Tags: , , ,

Image : H&M

Aruna9news.com – H&M mengumumkan rencana penutupan sekitar 160 toko secara permanen sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari strategi bisnis global mereka. Langkah ini dilakukan bukan karena kondisi perusahaan yang memburuk, melainkan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat fokus pada penjualan digital serta gerai unggulan.

Keputusan ini diambil oleh H&M untuk menjawab perubahan perilaku konsumen yang semakin beralih ke belanja online. Dalam beberapa tahun terakhir, kontribusi e-commerce terhadap pendapatan perusahaan terus meningkat dan kini mencapai sekitar 30 persen dari total penjualan.

Penutupan toko-toko fisik yang dinilai kurang menguntungkan ini merupakan bagian dari transformasi jangka panjang perusahaan. Sejak 2019, H&M tercatat telah menutup hampir 1.000 toko di berbagai negara sebagai upaya menyesuaikan diri dengan dinamika industri ritel global yang semakin terdigitalisasi.

Langkah ini juga mencerminkan strategi H&M dalam mengalihkan sumber daya ke kanal digital serta memperkuat pengalaman berbelanja di gerai-gerai utama yang memiliki performa tinggi. Dengan demikian, perusahaan berharap dapat tetap kompetitif di tengah persaingan industri fashion yang semakin ketat.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait toko H&M di Indonesia yang akan terdampak penutupan. Konsumen di Tanah Air masih dapat mengakses produk H&M melalui gerai fisik yang ada maupun platform online yang terus dikembangkan.

Transformasi ini menjadi bukti bahwa industri ritel, termasuk H&M, terus beradaptasi dengan kebiasaan baru konsumen yang mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan akses digital dalam berbelanja.

Sumber: @/jakarta.keras

Penulis: Bunga Nur’Aini Perdana

Leave A Comment