Liburan Berujung Duka, Desak-desakan di Citadelle Laferrière Tewaskan 30 Orang

Image: Citadelle Laferrière
Aruna9news.com – Liburan di Citadelle Laferrière berubah menjadi tragedi setelah sedikitnya 30 orang dilaporkan tewas akibat insiden desak-desakan. Peristiwa memilukan ini terjadi pada Sabtu di benteng yang menjadi salah satu simbol sejarah dan kebanggaan nasional Haiti tersebut, Benteng yang dibangun pada awal abad ke-19 oleh Henri Christophe ini terletak di puncak Gunung Bonnet à l’Evêque, sekitar 900 meter di atas permukaan laut, di wilayah Milot. Situs yang juga berstatus Warisan Dunia UNESCO ini saat kejadian tengah dipadati pengunjung, termasuk rombongan pelajar yang sedang berwisata.
Kepala Perlindungan Sipil Departemen Nord, Jean Henri Petit, menjelaskan bahwa insiden terjadi di area pintu masuk benteng. Kondisi semakin memburuk karena hujan turun saat itu, memicu kepanikan dan memperparah desakan di antara para pengunjung.
Perdana Menteri Haiti, Alix Didier Fils-Aimé, menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut. Ia juga mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga korban serta menyatakan solidaritas nasional di tengah suasana berkabung, terutama mengingat banyaknya pelajar yang berada di lokasi saat tragedi terjadi, Otoritas setempat menyebut jumlah korban jiwa masih berpotensi bertambah seiring proses evakuasi dan pendataan yang terus berlangsung. Namun hingga kini, rincian lengkap mengenai identitas korban belum disampaikan secara resmi.
Tragedi ini terjadi di tengah situasi Haiti yang masih dilanda berbagai krisis, termasuk kekerasan geng dan ketidakstabilan keamanan. Dalam beberapa tahun terakhir, negara tersebut juga menghadapi berbagai bencana besar, mulai dari ledakan tangki bahan bakar pada 2024, insiden serupa pada 2021, hingga gempa bumi pada tahun yang sama yang menewaskan ribuan orang.
Source: Detik.com
Editor: Ariel Yoga Praditya










