Aruna9news.com – Festival musik tahunan Coachella Valley Music and Arts Festival week 1 resmi berakhir dengan sorotan utama tertuju pada perbedaan gaya berpakaian antara selebriti dan influencer yang hadir. Jika sebelumnya Coachella identik dengan gaya nyentrik para selebriti, tahun ini justru influencer tampil lebih total dengan outfit bertema, sementara para selebriti memilih tampil sederhana dan kasual.
Fenomena ini terjadi sepanjang pekan pertama Coachella 2026 yang digelar di California, Amerika Serikat. Banyak influencer terlihat menghidupkan kembali tren boho-chic yang sempat populer pada era 2012 hingga 2016, lengkap dengan aksesori statement, layering unik, dan konsep outfit yang matang. Hal ini membuat sebagian netizen menyebut Coachella kini lebih mirip “Influencers’ Olympics”, ajang adu gaya paling maksimal di media sosial.
Sementara itu, sejumlah selebriti papan atas seperti Kylie Jenner, Kendall Jenner, hingga Hailey Bieber justru tampil jauh lebih santai dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Mereka terlihat mengenakan outfit sederhana seperti kaos atau tank top yang dipadukan dengan jeans maupun celana pendek, tanpa banyak aksesori mencolok.
Perubahan gaya ini dinilai sebagai bentuk pergeseran tren di Coachella. Jika dulu selebriti menjadi pusat inspirasi fashion festival, kini influencer mengambil peran tersebut dengan pendekatan yang lebih terkonsep dan visual-friendly untuk media sosial.
Menurut pengamat fashion, perbedaan ini dipengaruhi oleh kebutuhan konten digital. Influencer cenderung menciptakan tampilan yang “Instagrammable” dan standout untuk menarik perhatian audiens, sementara selebriti mulai mengedepankan kenyamanan dan kesan effortless.
Dengan dinamika ini, Coachella tidak hanya menjadi festival musik, tetapi juga panggung besar evolusi fashion—di mana influencer dan selebriti kini memainkan peran yang semakin berbeda dalam menentukan arah tren.