Etika Menghubungi Dosen Lewat Chat, Mahasiswa Perlu Pahami Cara yang Tepat

Canva photoAt
Aruna9news.com – Di era digital saat ini, komunikasi antara mahasiswa dan dosen semakin mudah dilakukan melalui pesan singkat seperti WhatsApp atau email. Namun, kemudahan tersebut tetap harus diimbangi dengan etika dan adab yang baik, agar komunikasi tetap profesional dan sopan.
Menghubungi dosen tidak bisa disamakan dengan mengirim pesan kepada teman sebaya. Dosen merupakan figur akademik yang perlu dihormati, sehingga cara penyampaian pesan harus diperhatikan dengan baik.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah waktu mengirim pesan. Mahasiswa disarankan untuk menghubungi dosen pada jam kerja, seperti pagi hingga sore hari. Mengirim pesan di luar waktu tersebut, terutama larut malam, sebaiknya dihindari kecuali dalam kondisi mendesak.
Selain itu, penting untuk memulai pesan dengan salam dan perkenalan. Mahasiswa sebaiknya menyebutkan nama, jurusan, dan kelas agar dosen dapat langsung mengenali siapa yang menghubungi. Hal ini akan mempermudah dosen dalam merespons pesan dengan tepat.
Penggunaan bahasa juga harus diperhatikan. Gunakan bahasa yang sopan, jelas, dan tidak bertele-tele. Hindari penggunaan singkatan berlebihan, bahasa gaul, atau pesan yang terlalu santai. Penyampaian yang rapi akan mencerminkan sikap profesional sebagai mahasiswa.
Selanjutnya, sampaikan tujuan pesan secara langsung dan jelas. Misalnya, jika ingin meminta bimbingan, izin, atau menanyakan tugas, jelaskan dengan singkat namun lengkap agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Mahasiswa juga perlu memahami bahwa dosen memiliki kesibukan yang tinggi. Oleh karena itu, penting untuk bersabar menunggu balasan dan tidak mengirim pesan berulang kali dalam waktu singkat.
Menutup pesan dengan ucapan terima kasih juga menjadi bagian penting dalam etika berkomunikasi. Hal sederhana ini menunjukkan penghargaan terhadap waktu dan perhatian dosen.
Dengan menerapkan adab yang baik dalam berkomunikasi, hubungan antara mahasiswa dan dosen dapat terjaga dengan lebih profesional. Selain itu, hal ini juga mencerminkan sikap akademik yang baik serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di masa depan.
Penulis : Aliya Lathifa Restu










