Dalam penampilan yang dirilis baru-baru ini, para member No Na yakni Esther, Baila, Shaz, dan Christy membawakan lagu debut mereka, shoot, menggunakan konsep khas THE FIRST TAKE: satu mikrofon, satu kali pengambilan suara, tanpa banyak gimmick visual, serta tanpa bantuan edit vokal. Format ini membuat fokus utama tertuju pada kualitas vokal, harmonisasi, dan kemampuan live para musisi.
Penampilan mereka langsung menarik perhatian penggemar musik, baik dari Indonesia maupun internasional. Banyak penonton memuji stabilitas vokal para member, chemistry antarpersonel, hingga keberanian mereka tampil percaya diri di platform global yang dikenal sangat menantang bahkan bagi musisi papan atas dunia.
THE FIRST TAKE sendiri merupakan kanal musik asal Jepang yang terkenal karena hanya menghadirkan penampilan live autentik dari musisi pilihan. Sejumlah nama besar internasional seperti Harry Styles hingga LiSA pernah tampil di platform tersebut. Karena reputasinya yang tinggi, tampil di THE FIRST TAKE kerap dianggap sebagai bentuk pengakuan atas kualitas musikal seorang artis.
Keberhasilan No Na tampil di platform tersebut juga dipandang sebagai langkah besar bagi perkembangan industri musik Indonesia di pasar global, khususnya Asia Timur. Bersama label dan kolektif musik 88rising, No Na dinilai perlahan membuka jalan baru bagi musisi Indonesia untuk mendapat ruang di panggung internasional.
Momen ini sekaligus memperlihatkan semakin besarnya perhatian dunia terhadap talenta musik asal Indonesia. Dengan konsep musikal yang modern dan kemampuan live yang mendapat banyak apresiasi, No Na kini menjadi salah satu grup pendatang baru Indonesia yang paling diperbincangkan di kancah global.