Bahaya Konsumsi Kopi Berlebihan di Kalangan Gen Z, Bisa Ganggu Kesehatan Tubuh dan Mental

Gambar kopi

Aruna9news.com – Tren konsumsi kopi di kalangan generasi muda atau Gen Z semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari kopi susu kekinian, es kopi gula aren, hingga kopi dengan tambahan berbagai topping kini menjadi bagian dari gaya hidup anak muda.

Namun di balik popularitasnya, konsumsi kopi berlebihan ternyata menyimpan berbagai risiko kesehatan yang mulai menjadi perhatian. Kandungan kafein yang tinggi pada kopi dinilai dapat memicu gangguan kesehatan apabila dikonsumsi terlalu sering tanpa memperhatikan batas aman.

Beberapa efek yang paling sering dirasakan anak muda setelah terlalu banyak mengonsumsi kopi antara lain gangguan tidur, rasa cemas berlebihan, jantung berdebar, hingga masalah lambung. Kondisi ini semakin sering terjadi karena banyak Gen Z mengonsumsi kopi sebagai penambah energi saat bekerja, belajar, atau begadang.

Selain itu, tren kopi susu gula aren yang populer di media sosial juga dinilai memiliki risiko tambahan akibat kandungan gula yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi terus-menerus, minuman ini dapat memicu kenaikan gula darah hingga peningkatan berat badan.

Fenomena konsumsi kopi berlebihan juga ramai dibahas warganet di media sosial. Sebagian pengguna internet mengaku mengalami sakit perut, asam lambung naik, hingga sulit tidur setelah terlalu banyak minum kopi.

Meski demikian, kopi sebenarnya tetap memiliki manfaat apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Para ahli menyarankan batas aman konsumsi kopi bagi orang dewasa adalah sekitar 2–4 cangkir per hari atau setara maksimal 400 mg kafein.

Meningkatnya budaya ngopi di kalangan Gen Z menunjukkan bagaimana kopi kini tidak hanya menjadi minuman, tetapi juga bagian dari tren sosial dan gaya hidup modern. Namun, kesadaran terhadap dampak kesehatan tetap diperlukan agar kebiasaan ini tidak berubah menjadi risiko jangka panjang bagi tubuh.

Sumber : Alodokter
Penulis : Aliya Lathifa Restu

Leave A Comment