Aruna9News.com– Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai Jakarta Fair Kemayoran (JFK) tidak hanya menjadi ajang pameran dan hiburan tahunan, tetapi juga telah berkembang menjadi simbol budaya serta kebanggaan bagi warga Jakarta. Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta ini dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menyampaikan bahwa Jakarta Fair mencerminkan semangat Jakarta sebagai kota yang dinamis, kreatif, dan terbuka terhadap berbagai peluang. Menurutnya, acara ini menjadi wadah yang mempertemukan pelaku usaha dari berbagai sektor, mulai dari industri, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia juga menyoroti tingginya partisipasi peserta dan antusiasme masyarakat yang datang ke Jakarta Fair. Hal tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi dan kreativitas masyarakat masih terus tumbuh di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.
Selain menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha, Jakarta Fair dinilai mampu membantu produk-produk lokal menjangkau pasar yang lebih luas. Kehadiran acara ini juga memberikan kontribusi positif terhadap pergerakan ekonomi Jakarta melalui peningkatan transaksi dan kunjungan masyarakat.
Memasuki pekan kedua penyelenggaraannya, Jakarta Fair Kemayoran 2026 tercatat telah dikunjungi lebih dari 1,5 juta orang. Jumlah tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap pameran tahunan yang telah menjadi salah satu agenda terbesar di ibu kota.
Pemprov DKI Jakarta berharap Jakarta Fair dapat terus berlangsung secara berkelanjutan setiap tahunnya. Selain mendukung pertumbuhan ekonomi, ajang ini diharapkan tetap menjadi ruang bagi promosi budaya, kreativitas, serta menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta.