Lagu “Less” Olivia Rodrigo Viral di TikTok, Liriknya tentang Rasa Tidak Pernah Merasa Cukup

Image : ‘Less’ Olivia Rodrigo
Aruna9news.com – Lagu “Less” milik Olivia Rodrigo tengah menjadi salah satu tren terbaru di TikTok. Meski baru menjadi viral belakangan ini, potongan lirik lagu tersebut ramai digunakan oleh pengguna untuk mengiringi video bertema refleksi diri, perjalanan hidup, kegagalan, hingga hubungan yang berakhir. Tren ini membuat banyak orang kembali mencari tahu makna lagu yang dinilai begitu emosional dan relevan dengan pengalaman banyak pendengar.
Fenomena tersebut terlihat dari semakin banyaknya unggahan TikTok yang menggunakan potongan lagu Less. Alih-alih dipakai untuk tren tarian atau konten hiburan, lagu ini justru lebih sering menjadi latar video yang menceritakan rasa kehilangan, ketidakpercayaan diri, overthinking, serta proses menerima diri sendiri. Banyak pengguna mengaku liriknya mampu menggambarkan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Secara keseluruhan, “Less” bercerita tentang seseorang yang terus merasa dirinya tidak pernah cukup. Lagu ini menggambarkan pergulatan batin ketika seseorang mulai membandingkan dirinya dengan orang lain hingga muncul pertanyaan apakah dirinya seharusnya menjadi “lebih sedikit” dalam berbagai hal agar bisa diterima atau dicintai.
Makna “less” dalam lagu ini tidak hanya merujuk pada satu aspek, melainkan menjadi simbol dari berbagai bentuk keraguan terhadap diri sendiri. Mulai dari merasa terlalu emosional, terlalu sensitif, terlalu banyak berpikir, hingga merasa kepribadiannya menjadi alasan sebuah hubungan berubah. Perasaan tersebut membuat tokoh dalam lagu mempertanyakan apakah ia harus mengurangi sebagian dari dirinya demi memenuhi ekspektasi orang lain.
Lirik-liriknya juga menggambarkan fenomena self-doubt yang banyak dialami generasi muda. Olivia Rodrigo menunjukkan bagaimana tekanan sosial, standar yang tidak realistis, dan pengalaman patah hati dapat membuat seseorang kehilangan rasa percaya diri. Namun, alih-alih menawarkan jawaban pasti, lagu ini lebih memilih menggambarkan pergulatan emosi yang sering kali dialami banyak orang dalam kehidupan nyata.
Tak heran jika lagu ini begitu mudah diterima di TikTok. Banyak kreator menggunakan Less sebagai soundtrack video yang memperlihatkan perubahan diri, kegagalan mengejar impian, kenangan bersama orang terkasih, hingga momen ketika mereka belajar menerima kekurangan yang dimiliki. Bagi sebagian pengguna, lagu tersebut menjadi pengingat bahwa rasa tidak cukup merupakan pengalaman yang sangat manusiawi.
Popularitas Less juga menunjukkan bagaimana TikTok kembali berperan besar dalam menghidupkan sebuah lagu melalui interpretasi para pengguna. Berbagai tren yang muncul membuat makna lagu berkembang menjadi ruang bagi banyak orang untuk berbagi cerita dan pengalaman pribadi, sehingga karya tersebut dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Dengan lirik yang jujur dan emosional, “Less” menjadi salah satu lagu Olivia Rodrigo yang berhasil menyentuh banyak pendengar. Di balik viralnya tren di TikTok, lagu ini mengajak pendengar untuk merenungkan kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain serta pentingnya menerima diri apa adanya, tanpa harus terus merasa perlu menjadi “lebih sedikit” demi mendapatkan pengakuan.










