Guru Besar Universitas Esa Unggul Jadi Keynote Speaker ICPCSW 2026 dan Jalankan Misi Akademik sebagai Visiting Professor di Universiti Malaysia Sabah
Esaunggul.ac.id, Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University, Prof. Drs. Adi Fahrudin, S.Psi., M.Soc.Sc., Ph.D., kembali mengukuhkan kiprahnya di tingkat internasional melalui serangkaian agenda akademik di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, pada 3–10 Juli 2026. Dalam kunjungan tersebut, Prof. Adi didapuk sebagai Keynote Speaker pada 6th International Conference on Psychology, Counseling and Social Work (ICPCSW) 2026 sekaligus menjalankan tugas sebagai Visiting Professor di Fakulti Psikologi dan Kerja Sosial, Universiti Malaysia Sabah (UMS).
Keikutsertaan Prof. Adi dalam dua agenda internasional tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kepakaran akademisi Universitas Esa Unggul di bidang psikologi, pekerjaan sosial, dan kebijakan sosial. Momentum ini juga semakin memperkuat posisi Universitas Esa Unggul dalam membangun jejaring akademik global melalui kolaborasi pendidikan, penelitian, dan publikasi internasional.
Pada konferensi internasional tersebut, Prof. Adi tampil sebagai salah satu Keynote Speaker bersama sejumlah tokoh dunia, di antaranya Prof. Thipnappa Wansuria dari Chulalongkorn University, Thailand, Aireen Omar, mantan CEO AirAsia, Prof. Dr. Mohd Dahlan A. Malek dari Universiti Malaysia Sabah, serta Dr. Siddhartha Paul Tiwari dari Google Asia, Singapura.
Dalam pidato kunci bertajuk “Psychosocial Innovation in the Age of Artificial Intelligence”, Prof. Adi menegaskan bahwa transformasi digital harus tetap berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
“Transformasi digital dalam pelayanan sosial tidak dapat dihindari. Tantangan pekerjaan sosial bukanlah menolak teknologi, melainkan memastikan teknologi tetap berpihak pada martabat manusia, keadilan sosial, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Prof. Adi.
Menurutnya, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) harus diarahkan untuk memperkuat pelayanan sosial, meningkatkan akses kelompok rentan terhadap layanan kesejahteraan, serta mendukung pemberdayaan individu, keluarga, dan komunitas tanpa menghilangkan nilai empati dan etika profesi.
Konferensi yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara tersebut menjadi forum strategis untuk bertukar gagasan mengenai perkembangan mutakhir bidang psikologi, konseling, dan pekerjaan sosial. Kehadiran Prof. Adi sebagai pembicara utama sekaligus mempertegas kontribusi akademisi Indonesia dalam diskursus ilmiah global.
Selain menjadi keynote speaker, Prof. Adi juga melaksanakan tugas sebagai Visiting Professor di Universiti Malaysia Sabah, berdasarkan penugasan yang berlangsung pada periode 2 Januari 2026 hingga 31 Desember 2028. Penugasan tersebut merupakan pengakuan internasional atas kompetensi akademiknya sekaligus menjadi bagian dari penguatan kerja sama antara Universitas Esa Unggul dan Universiti Malaysia Sabah.
Selama berada di Kota Kinabalu, Prof. Adi melaksanakan berbagai agenda akademik dan kelembagaan, termasuk melakukan courtesy call ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi akademik Indonesia di Malaysia sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan sebagai Visiting Professor, Prof. Adi juga memberikan kuliah umum, berdiskusi dengan sivitas akademika Universiti Malaysia Sabah, melakukan pendampingan penelitian, konsultasi pengembangan kurikulum, serta menjajaki berbagai peluang kolaborasi riset dan publikasi internasional antara Universitas Esa Unggul dan Universiti Malaysia Sabah.
Menurut Prof. Adi, tantangan global di bidang kesejahteraan sosial, kesehatan mental, dan transformasi digital hanya dapat dijawab melalui kolaborasi lintas negara dan lintas disiplin ilmu.
“Kolaborasi internasional menjadi salah satu kunci untuk menghasilkan inovasi yang relevan dalam bidang psikologi, konseling, dan pekerjaan sosial. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, kita dapat bersama-sama mengembangkan solusi yang lebih efektif bagi berbagai persoalan sosial di era digital,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan peluncuran buku internasional terbaru berjudul Cross-Cultural Approaches to Psychology, Counseling, and Social Work yang diterbitkan oleh IGI Global dan telah terindeks Scopus. Buku tersebut merupakan hasil kolaborasi akademisi dari tiga negara, yakni Prof. Dr. Mohd Dahlan A. Malek (Malaysia), Prof. Dr. Adi Fahrudin (Indonesia), dan Dr. Siddhartha Paul Tiwari (Singapura), yang membahas pendekatan lintas budaya dalam pengembangan psikologi, konseling, dan pekerjaan sosial di tingkat global.
Rektor Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST., MBA., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas pencapaian internasional tersebut.
“Kepercayaan yang diberikan kepada Prof. Adi sebagai Keynote Speaker dan Visiting Professor menunjukkan bahwa kualitas akademisi Universitas Esa Unggul semakin diakui di tingkat internasional. Kami terus mendorong sivitas akademika untuk memperluas kolaborasi global, menghasilkan riset bereputasi, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai tantangan masyarakat dunia,” ujar Rektor.
Keikutsertaan Prof. Adi dalam konferensi internasional, pelaksanaan tugas sebagai Visiting Professor, serta penguatan jejaring akademik di Kota Kinabalu, Malaysia, mencerminkan komitmen Universitas Esa Unggul dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, meningkatkan reputasi akademik global, serta menghadirkan kontribusi nyata melalui pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Sejalan dengan visi sebagai Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University, berbagai kolaborasi internasional ini diharapkan mampu melahirkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat global.
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University Merupakan World Class University
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University merupakan perguruan tinggi swasta terkemuka yang berkomitmen menjadi world-class entrepreneurial university.
Didirikan pada tahun 1993, Universitas Esa Unggul saat ini memiliki:
- 11 Fakultas
- 44 Program Studi, terdiri dari:
- 25 Program Sarjana/Sarjana Terapan
- 2 Program Diploma
- 6 Program Profesi
- 9 Program Magister
- 1 Program Doktor
- 1 Program Sarjana PJJ Teknik Informatika (full online)
Universitas Esa Unggul memiliki lebih dari 19.000 mahasiswa yang berasal dari 37 provinsi di Indonesia dan 8 negara, dengan dukungan ekosistem pendidikan modern berbasis inovasi dan kolaborasi global. Dalam penguatan kualitas pendidikan dan internasionalisasi, Universitas Esa Unggul tergabung dalam CINTANA Alliance, jejaring global perguruan tinggi yang dimotori oleh Arizona State University (ASU), yang memungkinkan akses pada praktik pendidikan tinggi kelas dunia, inovasi pembelajaran digital, pengembangan kurikulum global, penelitian, serta kolaborasi internasional.
Sebagai bagian dari pengembangan institusi, Universitas Esa Unggul juga menghadirkan Global Innovation Hub (GI Hub) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang dikembangkan dengan konsep Urban Academic Hub untuk mendukung pembelajaran berbasis industri, riset, inovasi, technopark, entrepreneurship, serta kolaborasi dunia usaha dan industri.
Universitas Esa Unggul telah memperoleh Akreditasi Perguruan Tinggi “UNGGUL” dari BAN-PT, dengan 18 program studi berakreditasi UNGGUL dan sejumlah program studi yang telah meraih akreditasi internasional. Dalam bidang reputasi akademik dan institusi, Universitas Esa Unggul mencatat berbagai capaian nasional dan internasional, di antaranya:
- Peringkat 69 SINTA Nasional
- Peringkat 6 Jakarta & 62 Nasional versi EduRank 2026
- GreenMetric: Peringkat 2 Jakarta, 29 Nasional, dan 203 Internasional
- Berbagai penghargaan nasional melalui Anugerah Diktisaintek Kemendiktisaintek
Didukung budaya riset yang kuat, Universitas Esa Unggul aktif menghasilkan publikasi ilmiah, buku, hak kekayaan intelektual, inovasi, serta penelitian dan pengabdian masyarakat yang berdampak bagi pembangunan nasional dan global.
Berita selengkapnya dapat Anda akses melalui esaunggul.ac.id – aruna9news.com















