Universitas Esa Unggul Latih PKK Kebagusan RW. 04 Jakarta Selatan Kelola Pekarangan Rumah

Lurah Kebagusan Rudi Budijanto bersama Ketua PKK Kebagusan Rohmani dan peserta pelatihan pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan dan kesehatan keluarga.

Pelatihan HATINYA PKK dan tanaman obat keluarga mendorong warga mengubah lahan terbatas menjadi sumber pangan, kesehatan, dan lingkungan yang produktif.

Jakarta Selatan: Universitas Esa Unggul menyelenggarakan pelatihan bertema “Transformasi Pekarangan Rumah Menjadi Ruang Ketahanan Pangan dan Kesehatan Keluarga melalui Program HATINYA PKK dan Tanaman Obat Keluarga” di RPTRA Kecapi, Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Juni 2026.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut didukung Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Sebanyak 30 anggota PKK dari RW 004 Kelurahan Kebagusan mengikuti pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam memanfaatkan pekarangan rumah.

Kegiatan turut dihadiri Lurah Kebagusan Rudi Budijanto serta Ketua PKK Kebagusan RW 004, Rohmani. Kehadiran pemerintah kelurahan dan pengurus PKK menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan lingkungan permukiman yang lebih hijau, sehat, dan produktif.

Pekarangan sebagai Sumber Pangan Keluarga

Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai cara mengoptimalkan pekarangan, teras, maupun ruang terbatas di sekitar rumah untuk menanam sayuran, bumbu dapur, dan tanaman obat keluarga atau TOGA.

Pemanfaatan pekarangan tidak harus menunggu tersedianya lahan luas. Warga dapat menggunakan pot, polybag, rak bertingkat, atau sistem vertikultur untuk menanam cabai, tomat, kangkung, bayam, jahe, kunyit, serai, kencur, dan berbagai tanaman lain yang dibutuhkan keluarga.

Langkah sederhana tersebut dapat membantu keluarga memenuhi sebagian kebutuhan pangan sehari-hari, menghemat pengeluaran rumah tangga, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.

HATINYA PKK Dorong Lingkungan Produktif

Program HATINYA PKK—Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman—tidak hanya berorientasi pada keindahan halaman rumah. Program ini juga mendorong keluarga menjadikan pekarangan sebagai ruang produktif yang memberikan manfaat ekonomi, kesehatan, dan lingkungan.

Peserta pelatihan diperkenalkan pada  pembuatan media tanam, penggunaan pupuk organik, teknik perawatan, serta penataan tanaman.

Tanaman obat keluarga juga menjadi bagian penting dalam pelatihan. Pelatihan budidaya yang disesuaikandengan keterbatasan lahan, serta praktik pemanfaatan Toga secara Sederhana dan aman.

Perempuan sebagai Penggerak Ketahanan Keluarga

Keterlibatan ibu-ibu PKK menjadi kekuatan utama dalam keberlanjutan program. Perempuan tidak hanya berperan sebagai peserta pelatihan, tetapi juga sebagai penggerak keluarga dan lingkungan untuk membangun kebiasaan menanam, merawat, dan memanfaatkan hasil pekarangan.

Melalui kegiatan bersama, anggota PKK dapat saling berbagi bibit, pengetahuan, pengalaman, serta membuat jadwal perawatan tanaman. Pola gotong royong tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga.

Pelatihan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Pengetahuan yang dikembangkan di kampus dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan warga, terutama dalam menghadapi kenaikan harga pangan, keterbatasan lahan, dan pentingnya pola hidup sehat.

Diharapkan Berlanjut di Tingkat Rumah Tangga

Setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan mulai menerapkan pemanfaatan pekarangan di rumah masing-masing. Program tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan melalui praktik menanam, pemantauan, pendampingan, dan berbagi pengalaman antarwarga.

Transformasi pekarangan merupakan langkah kecil dengan manfaat besar. Ketika setiap keluarga mampu menanam sebagian kebutuhan pangannya, lingkungan menjadi lebih hijau, pengeluaran rumah tangga dapat ditekan, dan kemandirian masyarakat semakin kuat.

Kolaborasi Universitas Esa Unggul, pemerintah kelurahan, dan PKK Kebagusan menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari ruang terdekat: halaman rumah sendiri.

Peserta pelatihan Program Hatinya PKK dan Tanaman Obat Keluarga mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat di RPTRA Kecapi, Kelurahan Kebagusan, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Juni 2026

 

Peserta memperoleh edukasi mengenai pemanfaatan lahan terbatas untuk menanam tanaman pangan, bumbu dapur, dan Tanaman Obat Keluarga.

Leave A Comment