Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Ini Alasannya

Aruna9news.com, Jakarta – Aktor Dude Harlino mengungkap alasan di balik keputusannya mengembalikan honor sebesar Rp5,25 miliar yang diterimanya selama menjadi brand ambassador (BA) PT Dana Syariah Indonesia (DSI) kepada Bareskrim Polri.
Pengembalian dana tersebut dilakukan pada Kamis (23/7/2026) setelah Dude berdiskusi bersama tim kuasa hukumnya serta berkoordinasi dengan penyidik Bareskrim Polri. Menurutnya, langkah itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus empati terhadap para korban kasus yang menjerat perusahaan tersebut.
Dude mengatakan banyak korban yang mengalami kesulitan akibat kasus tersebut, termasuk para pensiunan yang terdampak secara finansial.
“Melihat suatu keadaan para lender yang memang banyak yang sangat kesulitan. Para korban yang memang banyak pensiunan, yang hidupnya sangat terganggu dengan adanya kasus ini. Jadi ini bagian empati kepada mereka,” ujar Dude.
Ia menjelaskan proses pengembalian dana dilakukan sesuai mekanisme yang telah disepakati bersama penyidik. Dana tersebut diserahkan kepada Bareskrim Polri karena menjadi lembaga yang bertugas menyita aset terkait perkara sebelum nantinya dikembalikan kepada para korban melalui mekanisme restitusi.
“Pada saat sudah serah terima, ya selesai. Kenapa ke Bareskrim? Karena Bareskrim yang bertugas menyita aset-aset dan mengumpulkannya untuk kemudian dikembalikan kepada para korban,” jelasnya.
Honor sebesar Rp5,25 miliar itu merupakan akumulasi pembayaran yang diterima Dude Harlino bersama sang istri, Alyssa Soebandono, selama menjalani kontrak sebagai brand ambassador PT DSI pada periode 2022 hingga 2025.
Dude memastikan seluruh honor yang diterimanya selama sekitar tiga setengah tahun telah dikembalikan sepenuhnya.
“100 persen. Selama tiga setengah tahun semua saya kembalikan,” tegasnya.
Sebelumnya, Dude mengaku telah lama mendiskusikan rencana tersebut bersama kuasa hukumnya. Meski namanya sempat menjadi sorotan dalam kasus ini, ia menegaskan tetap menghormati seluruh proses hukum yang berjalan dan menganggap peristiwa tersebut sebagai pelajaran berharga dalam perjalanan kariernya.
Sumber: CNN Indonesia
Penulis: Annisa Ainaya Salsabila










