AS–Israel Klaim Serang 2.000 Target di Iran, Skala Operasi Disebut Melebihi Invasi Irak 2003

Last Updated: 5 Maret 2026By Tags: , ,

Salah satu sudut kota di Iran hancur akibat serangan AS dan Israel (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS}

Aruna9news.com – Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan operasi militer gabungan terhadap Iran dengan skala besar. Washington menyatakan bahwa intensitas serangan tersebut bahkan melampaui operasi militer AS di Irak pada 2003.

Komandan militer AS untuk kawasan Timur Tengah, Laksamana Brad Cooper, mengungkapkan bahwa sekitar 2.000 target telah diserang menggunakan lebih dari 2.000 amunisi. Ia menyebut pertahanan udara Iran berhasil dilemahkan secara signifikan, termasuk penghancuran ratusan rudal balistik, peluncur, dan drone. Pernyataan itu disampaikan melalui pesan video yang dikutip AFP, Rabu (4/3/2026).

Cooper membandingkan 24 jam pertama serangan di Iran dengan operasi “shock and awe” AS di Irak tahun 2003. Menurutnya, fase awal operasi kali ini hampir dua kali lebih besar skalanya dibanding hari pertama invasi Irak saat itu. Ia juga menegaskan bahwa serangan terhadap Iran berlangsung tanpa henti, 24 jam sehari.

Serangan terkoordinasi AS dan Israel dimulai sejak Sabtu (28/2), menyasar berbagai fasilitas strategis di Iran, termasuk sistem rudal, kekuatan angkatan laut, serta pusat komando dan kendali militer.

Di sisi lain, Bulan Sabit Merah Iran melaporkan jumlah korban tewas terus bertambah. Berdasarkan laporan terbaru, sedikitnya 787 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gelombang serangan tersebut. Organisasi itu juga menyebut lebih dari 1.000 serangan udara telah terjadi dan menghantam 153 kota serta lebih dari 500 titik di berbagai wilayah Iran.

Editor: Ariel Yoga Praditya

Source: Detik.com

Leave A Comment