Gennaro Gattuso Tertekan, Italia Ukir Rekor Buruk Absen 3 Edisi Piala Dunia

Timnas Italia gagal lagi ke Piala Dunia 2026. Foto: FIGC via Getty Images/Claudio Villa – FIGC)
Aruna9news.com – Timnas Italia kembali dipastikan absen dari ajang Piala Dunia 2026. Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Gli Azzurri gagal lolos dan harus menerima kenyataan pahit usai kalah dramatis di babak playoff, Kepastian tersebut didapat setelah Italia takluk dari Bosnia Herzegovina melalui adu penalti pada partai final playoff kualifikasi zona Eropa, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan buruk Italia di ajang kualifikasi, Dalam pertandingan tersebut, Italia sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Moise Kean pada babak pertama. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Bosnia berhasil menyamakan skor melalui Haris Tabakovic di babak kedua.
Situasi semakin sulit bagi Italia setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah langsung menjelang akhir babak pertama. Keputusan wasit Clément Turpin itu membuat Italia harus bermain dengan 10 orang hingga pertandingan berakhir, Pelatih Italia, Gennaro Gattuso, mengungkapkan kekecewaannya usai laga. Ia menilai para pemain telah memberikan segalanya, meski hasil akhir tidak berpihak kepada timnya.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam momen tersebut, Bosnia tampil lebih tenang dan efektif, hingga akhirnya menang dengan skor 4-1 dan memastikan satu tempat di Piala Dunia 2026, Kegagalan ini semakin memperpanjang penantian Italia untuk kembali tampil di Piala Dunia. Terakhir kali mereka berlaga di turnamen tersebut adalah pada 2014. Setelah itu, Italia selalu gagal, termasuk saat disingkirkan Swedia pada 2018 dan Makedonia Utara pada 2022.
Hasil ini juga mencatat sejarah kelam bagi Italia. Untuk pertama kalinya, mereka absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun, yakni 2018, 2022, dan 2026, Pertandingan yang digelar di Stadion Bilino Polje, Zenica, awalnya berjalan sesuai rencana Italia. Namun, kartu merah Bastoni menjadi titik balik yang mengubah jalannya laga. Bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit membuat Italia kesulitan menahan tekanan dari Bosnia hingga akhirnya kebobolan, Kekalahan ini langsung memicu reaksi luas, terutama di media sosial. Banyak warganet melontarkan kritik hingga sindiran terhadap performa Italia yang dinilai menurun drastis, meskipun memiliki sejarah besar di sepak bola dunia.
Beberapa komentar menyoroti ironi kegagalan Italia, mengingat mereka merupakan salah satu negara dengan koleksi gelar Piala Dunia terbanyak. Bahkan, ada yang mempertanyakan kualitas regenerasi pemain hingga strategi yang diterapkan tim saat ini, Kegagalan di playoff juga menjadi tren buruk yang terus menghantui Italia. Setelah sebelumnya tersingkir di fase yang sama pada 2018 dan 2022, kini nasib serupa kembali terulang di 2026.
Sorotan pun kini tertuju pada berbagai aspek, mulai dari kualitas pemain, sistem pembinaan, hingga keputusan pelatih. Posisi Gennaro Gattuso sebagai pelatih pun tak lepas dari tekanan akibat hasil mengecewakan ini, Bagi para pendukung, kegagalan ini menjadi pukulan besar. Italia, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan tradisional sepak bola dunia, kembali harus menepi dari panggung terbesar, yakni Piala Dunia 2026.
Source: Detik.com
Editor: Ariel Yoga Praditya










