Jangan Sepelekan! Menahan Pipis Bisa Picu Infeksi hingga Gangguan Ginjal

Aruna9News.com, Kebiasaan menahan buang air kecil sering dianggap sepele, terutama saat seseorang sedang sibuk bekerja atau berada dalam perjalanan jauh. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kebiasaan tersebut dapat menimbulkan berbagai risiko bagi tubuh, terutama pada saluran kemih.
Spesialis urologi, dr. Hilman Hadiansyah, SpU, FICS, menjelaskan bahwa menahan pipis terlalu lama dapat memicu berkembangnya bakteri di dalam kandung kemih. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih (ISK).
Menurutnya, proses buang air kecil sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh untuk membersihkan saluran kemih dari bakteri. Jika urine dibiarkan terlalu lama berada di kandung kemih, bakteri memiliki kesempatan untuk berkembang biak.
“Jika urine terlalu lama tertahan di kandung kemih, bakteri dapat berkembang dan memicu infeksi saluran kemih,” ujar dr. Hilman.
Ia menjelaskan bahwa urine yang tidak segera dikeluarkan akan menjadi media yang mendukung pertumbuhan bakteri. Hal inilah yang membuat risiko infeksi meningkat ketika seseorang terlalu sering menahan buang air kecil.
Lebih lanjut, dr. Hilman mengingatkan bahwa infeksi saluran kemih yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius. Infeksi tersebut berpotensi menyebar hingga ke organ ginjal dan menyebabkan infeksi ginjal atau pielonefritis.
Kondisi tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala seperti demam tinggi, nyeri pada bagian pinggang, mual, hingga tubuh terasa sangat lemas. Jika sudah mencapai tahap ini, infeksi dapat memengaruhi fungsi ginjal secara keseluruhan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menunda keinginan buang air kecil terlalu lama. Selain menjaga kesehatan saluran kemih, kebiasaan ini juga dapat membantu mencegah terjadinya infeksi yang lebih serius di kemudian hari.
Sumber: detikhealth
Penulis: Annisa Ainaya Salsabila










