Libur Semester Ramadan 2026: Mahasiswa Suntuk? Ini Tips Agar Tetap Produktif dan Waras

Foto Ilustrasi Mahasiswa (Aliya Lathifa/Aruna9News)
Aruna9news.com – Ramadan 2026 menjadi momen yang tak biasa bagi mahasiswa. Untuk pertama kalinya, libur semester berlangsung penuh selama bulan Ramadan tanpa diselingi perkuliahan. Tak ada kelas pagi, tugas mingguan, atau deadline mendadak. Kedengarannya menyenangkan—tapi faktanya, banyak mahasiswa justru mengaku suntuk, kehilangan ritme, dan bingung harus melakukan apa.
Hari-hari Ramadan yang biasanya diisi kuliah kini terasa lebih lengang. Bangun sahur, tidur lagi, bangun siang, lalu scroll media sosial hingga waktu berbuka tiba. Jika dibiarkan, libur panjang ini bisa berlalu tanpa makna. Padahal, Ramadan justru bisa menjadi momen emas untuk reset diri dan meningkatkan kualitas hidup.
Lalu, apa saja yang bisa dilakukan mahasiswa agar tetap produktif selama libur semester Ramadan?
- Menata Ulang Pola Hidup
Libur bukan berarti hidup tanpa jadwal. Mahasiswa disarankan mulai dari hal sederhana: mengatur jam tidur, waktu ibadah, dan aktivitas harian. Pola hidup yang teratur membantu menjaga energi dan kesehatan mental selama puasa. - Mengembangkan Diri di Luar Akademik
Tak ada kuliah bukan berarti berhenti belajar. Ramadan bisa dimanfaatkan untuk mengikuti kelas online, belajar skill baru seperti desain, menulis, editing video, atau bahasa asing. Skill ini bisa jadi bekal penting setelah libur berakhir. - Produktif Secara Spiritual
Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki hubungan dengan diri sendiri dan Tuhan. Mahasiswa bisa mengisi waktu dengan tadarus Al-Qur’an, kajian online, atau refleksi diri. Produktif tak selalu soal materi—ketenangan batin juga pencapaian. - Aktif di Kegiatan Sosial
Banyak kegiatan Ramadan yang membutuhkan relawan, mulai dari bagi takjil, penggalangan donasi, hingga kegiatan sosial di lingkungan sekitar. Selain bermanfaat bagi orang lain, aktivitas ini juga membantu mahasiswa keluar dari rasa jenuh. - Membuat Planing Masa Depan
Libur panjang adalah waktu ideal untuk menyusun rencana akademik dan karier. Memperbarui CV, mencari informasi magang, atau merencanakan topik skripsi bisa dilakukan tanpa tekanan waktu.
Libur semester Ramadan 2026 memang terasa berbeda. Tanpa kuliah, mahasiswa ditantang untuk lebih mandiri dalam mengelola waktu dan tujuan. Suntuk mungkin tak terhindarkan, tapi dengan pilihan aktivitas yang tepat, Ramadan bisa menjadi periode paling produktif—bukan hanya untuk akademik, tapi juga untuk pertumbuhan diri secara utuh.
Penulis : Aliya Lathifa Restu










