Pasar Modern Jadi Medan ‘War Daging’ Baru: 5 Ton Daging Beku Ludes Diserbu

warga tampak antusias war daging lebaran
Tidak hanya di pasar tradisional, fenomena perburuan daging juga merambah ke pusat perbelanjaan modern. Di Lotte Mall, ratusan warga terlihat mengantre sejak gerai belum dibuka untuk mendapatkan daging sapi beku dengan harga subsidi atau promo spesial.
Pihak pengelola bahkan harus melakukan pengamanan ekstra karena antrean yang membeludak di area freezer. Menurut salah satu pegawai Lotte Mall, antusiasme warga tahun ini meningkat drastis dibandingkan tahun lalu.
“Kami sudah menyiapkan stok sekitar 5 ton daging beku untuk memenuhi kebutuhan Lebaran warga. Namun, baru sebentar dibuka, warga langsung berebut. Kami terpaksa memberlakukan sistem pembatasan pembelian agar semua kebagian,” ujar salah satu staf operasional di lokasi.
Daging beku menjadi primadona karena harganya yang lebih stabil dan terjangkau dibandingkan daging segar di pasar tradisional yang terus merangkak naik menjelang hari H Idul Fitri.
Di tengah keriuhan di dalam Lotte Mall, Nining (42), salah satu warga yang ikut dalam antrean “war daging”, mengaku sudah bersiap menjelang buka puasa. Sambil menenteng dua paket daging beku di keranjangnya, ia tampak lega meski harus berdesakan dengan pengunjung lain.
“Wah, ini benar-benar perjuangan! Tadi sempat rebutan juga di depan freezer. Saya pilih daging beku di sini karena harganya jauh lebih miring dibanding di pasar tradisional yang sudah tembus Rp170 ribu per kilo,” ujar Nining.
Bagi Nining, daging ini adalah komponen wajib untuk hidangan Lebaran keluarganya. “Anak-anak sudah minta rendang dan semur. Jadi, mau antre panjang atau ‘perang’ sama ibu-ibu lain pun saya jabani, yang penting pas hari raya meja makan nggak kosong,” tambahnya sambil tertawa.











