Perbaikan Wisata Guci Tegal Dipercepat, Pemerintah Targetkan Selesai 7 Hari

Last Updated: 5 Februari 2026By Tags: , ,

Objek wisata Guci di Kabupaten Tegal mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang. Sejumlah fasilitas di kawasan pemandian air panas tersebut terdampak parah, sehingga proses perbaikan ditargetkan selesai dalam waktu tujuh hari.

Banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (20/12/2025) menyebabkan kerusakan serius, khususnya pada area pemandian air panas serta jaringan pipa air yang terputus dan terbawa arus sungai.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Tegal, M Afifudin, menyampaikan bahwa kegiatan perbaikan mulai dilakukan hari ini. Proses pemulihan melibatkan puluhan personel gabungan dari BPBD, PMI, TNI, dan Polri.

“Sesuai arahan Bupati, perbaikan harus diselesaikan dalam waktu tujuh hari. Fokus utama saat ini adalah Pancuran 13 yang tertutup pasir, Pancuran 5 yang terdampak pohon tumbang, serta Pancuran Barokah,” ujar Afifudin saat meninjau lokasi terdampak.

Selain perbaikan pancuran air panas, pemulihan jaringan pipa air juga menjadi prioritas. Menurut Afifudin, banjir bandang sebelumnya hampir menghilangkan seluruh jaringan pipa karena terseret derasnya aliran sungai.

“Untuk perbaikan jalur pipa air ditargetkan rampung maksimal dua hari. Sementara perbaikan pancuran air panas membutuhkan waktu lebih lama karena seluruh area tertutup material pasir, termasuk bagian pancurannya,” jelasnya.

Dengan upaya perbaikan tersebut, Afifudin berharap kawasan wisata Guci dapat kembali beroperasi secara normal, terlebih menjelang libur Natal dan Tahun Baru yang biasanya dipadati wisatawan.

“Dengan tingginya minat masyarakat, Guci masih menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Tegal,” katanya.

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan pengunjung saat musim liburan, BPBD Kabupaten Tegal juga telah melakukan pemetaan wilayah rawan bencana. Sejumlah titik rawan di jalur Slawi menuju Guci akan ditempatkan petugas untuk melakukan pengawasan.

“Dari sisi kebencanaan, kami sudah memetakan titik-titik rawan di jalur Slawi–Guci. Nantinya, petugas akan berjaga di lokasi-lokasi tersebut,” pungkas Afifudin.

sumber: detikJateng

berita selengkapnya bisa anda lihat di aruna9news

Leave A Comment