Perlu Diperhatikan, 7 Makanan yang Sebaiknya Dihindari dari Aluminium Foil

Last Updated: 26 Januari 2026By Tags: , , ,

Aluminium foil dikenal sebagai alat memasak yang praktis dan multifungsi. Banyak rumah tangga menggunakannya karena lembaran logam tipis ini mampu menjaga panas makanan dan membantu proses memasak menjadi lebih efisien.

Meski umumnya dianggap aman, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa penggunaan aluminium foil tetap perlu dibatasi. Saat digunakan untuk memasak, terutama pada kondisi tertentu, aluminium dapat berpindah ke makanan dan ikut masuk ke dalam tubuh ketika dikonsumsi.

Menurut ahli gizi Bridget Wood, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan aluminium dalam jumlah berlebih berpotensi dikaitkan dengan gangguan kesehatan, termasuk penyakit neurodegeneratif, meskipun riset lanjutan masih terus dilakukan.

Untuk mengurangi risiko, masyarakat disarankan memastikan aluminium foil yang digunakan berlabel food grade. Selain itu, penggunaan wadah tahan panas khusus oven atau microwave bisa menjadi alternatif yang lebih aman.

Para ahli juga mengungkapkan beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dimasak menggunakan aluminium foil, antara lain:

1. Makanan yang dipanaskan dengan microwave

Aluminium foil tidak boleh digunakan di dalam microwave karena dapat memicu percikan api dan berisiko menyebabkan kebakaran. Selain itu, menyimpan sisa makanan dalam aluminium foil juga tidak dianjurkan karena tidak kedap udara. Wadah tertutup yang aman untuk microwave lebih disarankan.

 

2. Makanan asam seperti tomat dan jeruk
Bahan makanan yang bersifat asam dapat mempercepat pelarutan aluminium ke dalam makanan. Jika dikonsumsi secara terus-menerus, hal ini berpotensi meningkatkan asupan aluminium dalam tubuh.

 

3. Masakan asin
Hidangan dengan kandungan garam tinggi juga sebaiknya tidak dimasak menggunakan aluminium foil. Garam dapat bereaksi dengan aluminium dan menyebabkan logam tersebut larut ke dalam makanan.

4. Makanan yang dipanggang dalam waktu lama
Memasak makanan berjam-jam dengan aluminium foil berisiko meningkatkan pelepasan aluminium ke dalam makanan. Penelitian menunjukkan bahwa makanan panggang yang dimasak dengan foil mengandung aluminium lebih tinggi dibandingkan yang dimasak menggunakan wadah tahan oven.

5. Makanan bersuhu sangat tinggi
Meskipun aluminium foil tahan panas, memasak pada suhu di atas 400 derajat Celsius tetap berisiko. Pada suhu ekstrem, aluminium lebih mudah meresap ke dalam makanan.

6. Seafood
Penelitian menemukan bahwa aluminium lebih mudah terserap ke dalam ikan dibandingkan daging unggas atau mamalia. Oleh karena itu, seafood sebaiknya tidak dimasak menggunakan aluminium foil.

7. Kue kering
Walau bisa digunakan, aluminium foil kurang ideal untuk memanggang kue kering karena adonan mudah menempel dan berisiko hancur saat diangkat.

Sumber: CNN Indonesia

Berita selengkapnya dapat Anda akses melalui  aruna9news.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave A Comment