Polisi Ancam pelaku pembunuhan Alvaro kamu nggak ngaku saya buang ke laut

Pelaku Pembunuhan bocah Alvaro tersebut sempat mendapatkan ancaman dari pihak kepolisian tersebut Pelaku pembunuha bocah tersebut yang bernama Alex di ancam dari pihak kepolisian jika ia tidak mengaku atas perbuatan ia akan di buang ke laut, pelaku tersebut sempat di bawa oleh polisi setelah beberapa hari yang lalu korban di nyatakan Hilang pelaku saat itu menculik Korban dan membuat bocah laki-laki itu menagis.

Polisi berhasil menagkap laki-laki yang bernama Alex yang merupakan seorang pelaku yang menculik dan membunuh Alvari Kiano Nugroho (6) yang berasal dari Pesangarahan Jakarta Selatan pada 19 November 2025 lalu. Pihak dari kepolisian sudah mengetahui bahwa pelaku yang merupakan Ayah tiri dari bocah laki-laki ity yang merupakan biang keladi dari penculikan dan juga pembunuhan bocah tersebut.

Pelaku yang memnculik dan membunuh korban tersebut sempat tidak mau mengakui perbiatan nya saat ia dintorgasi dari pihak kepolisian tersebut Nenek dari bocah tersebut mengatakana bahwa pelaku yang menculik cucunya tersebut sudah di bawa oleh Polisi saat cucnya tersebut sudah hilang.

Namun dari pelaku sempat di lepas Kembali oleh bebrapa penyidik, ia mengatakan bahwa pelaku tersebut sudah di tahan oleh Polisi saat kejadian kasus ini Namun ia sempat di bawa muter-muter.

pelaku yang tidak mau mengakui perbuatan nya Polisi sempat mengancam pelaku akan di buang ke laut jika ia tidak mau mengakui perbuatan nya itu.

Alex sempat di bawa oleh polisi dan di bawa bekelling di sekitar laut untuk di interogasi saat itu polisi sempat menanyakan ke pelaku atas kasus ini Namun pelaku tetap menghelak sehingga polisi akan mengancam nya akan ia akan di buang ke laut jika ia tidak mau Jujur.

Akibat dengan ancaman terus dari kepolisian pelaku yang merasa ketakutan akibat ancaman itu ia langsung menagkui perbuatannya dari salah satu pihak polisi mengancam pelaku.

Pelaku di bawa polisi dengan menggunakan perahu sampai di putar-putar di sekitar lokasi polisi menagtakan jika kau tidak mengaku saya akan buang kamu ke laut ungakpnya. pelaku langsung ketakutan langsung mengakui perbuatan nya langsung.

Pelaku mengakui perbuatan nya 

Pelaku yang terus menghelak ia tidak bisa berbuat apa-apa mendapat ia mengancam dari pihak kepolisian pelaku yang takut langsung mengakui perbuatan nya pelaku mengatakan ia saya yang membunuh dan menculiknya pelaku baru mengakui perbuatan nya karena teakut dari ancaman polisi tersebut pelaku sempat di bawa polisi muter-muter dan terus menghindorgasi agar pelaku mau mengakui perbuatan nya.

Pelaku saat membunuh korban ia menggunakan sarung tangan plastik agar sidik jari nya tidak terinteksi oleh polisi saat mengakut jasad dari Alvaro tersebut.

pelaku yang telah membunuh korban ia sempat melakukan pesan kepada seseorang untuk melakukan menitipkan jasad dari bocah tersebut kepada seseorang setelah polisi mengetahui hal itu.

Hanphone dari pelaku juga di ambil dan dari ponsel itu terdapat pesan dari Whattshap ke pelaku menyutuh untuk membuang jasad bocah laki-laki tersebut.

Pelaku menggunakan sarung tangan untuk mengakut korban agar sidik jari pelaku tidak terinteksi oleh pihak kepolisian Korban di ketahui di temui tinggal kerangka.

Pembunuhan Alvaro Tewas di Polres Jaksel

pelaku yang sempat menghelak akhirnya ia mengakui perbuatan nya da pelaku sudah di tetapkan sebagai tersangka akibat kasus penculikan dan pembunuhan namun pelaku tersebut meninggal dunia di Tahanan Polres Metro Jakarta Selatan ungkapnya.

Sayem mengatakan ia sempat marah akibat perbuatan pelaku namun sayangnya pelaku telah Meninggal dunia pelaku meninggal di duga bunih diri saat kejadian kasus ini.

Sumber :Merdeka

berita selengkapnya anda bisa akses melalui :aruna9news.com

Leave A Comment