The Nevora: Parfum Lokal Karya Mahasiswi UEU Tangerang yang Disukai Teman Sekelas

Foto Kolase dari Feeds dan Instagram @the.nevora (Edit : Aliya Lathifa/Aruna9News)

Aruna9news.com  – Kreativitas mahasiswa Universitas Esa Unggul terus berkembang, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam dunia kewirausahaan. Hal tersebut ditunjukkan oleh Aliya Lathifa Restu, mahasiswi Universitas Esa Unggul Kampus Tangerang, yang merintis bisnis parfum lokal bernama The Nevora sejak masih aktif menjalani perkuliahan. Aktivitas kewirausahaan ini juga terlihat melalui akun Instagram pribadinya @aleeyare.

Berawal dari ketertarikan pada dunia wewangian, Aliya Lathifa Restu ingin menghadirkan parfum dengan aroma modern yang sesuai dengan selera generasi muda. The Nevora dikembangkan dengan konsep sederhana namun elegan, menyasar pasar Gen Z yang menyukai produk lokal dengan identitas yang kuat.

Menariknya, Aliya memanfaatkan pengetahuan yang ia peroleh dari perkuliahan Prodi Manajemen untuk mengembangkan produknya. Ia berusaha menyesuaikan parfum yang dibuat dengan keinginan konsumen, sekaligus mencoba mengaplikasikan materi perkuliahan ke dalam bisnis yang dijalani. Hal ini membuat The Nevora tidak hanya sekadar produk, tapi juga sarana pembelajaran nyata tentang manajemen bisnis dan strategi pemasaran.

Sebelum membuka The Nevora, Aliya Lathifa Restu sudah lebih dahulu menekuni bisnis di bidang aksesoris wanita dan skincare/bodycare melalui akun Instagram @neverland_shoop, serta pernah menjual berbagai macam permen viral seperti sticky candy di Instagram @sweetvier. Menurut Aliya, pengalaman tersebut cukup menantang dan sempat membuatnya kewalahan. Kini, ia memutuskan untuk fokus terlebih dahulu pada bisnis parfum yang dianggap memiliki potensi berkembang lebih maksimal.

Source : Sorotan Instagram @the.nevora

Dalam menjalankan bisnisnya, Aliya memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan komunikasi dengan konsumen. Melalui akun Instagram resmi @the.nevora, ia memperkenalkan produk, membangun branding, sekaligus menjalin interaksi langsung dengan pembeli. Sistem penjualan dilakukan melalui pre-order (PO), di mana setiap batch bisa menjual 40 hingga 70 produk, dan selalu habis terjual. Saat ini, The Nevora sedang membuka batch ke-3, dan parfum ini juga dapat dibeli melalui TikTok Shop resmi milik The Nevora.

Dukungan dari teman-teman dekat juga menjadi salah satu kunci keberhasilan Aliya. Banyak teman sekelas yang menyukai produk The Nevora hingga melakukan repeat order, sehingga memberikan semangat lebih bagi Aliya untuk terus mengembangkan bisnisnya dan menghadirkan parfum yang sesuai dengan selera konsumen.

Aliya membagikan filosofi menjalankan bisnisnya:

“Sebenarnya, untuk memulai bisnis itu tidak harus punya pengalaman atau background keluarga yang sudah berbisnis. Yang paling penting adalah keberanian untuk mencoba, dan tetap berusaha saat menghadapi kegagalan. Bisnis tidak bisa berkembang secara instan, jadi konsistensi dan rasa senang dalam menjalankannya sangat penting. Pemilik bisnis harus menikmati prosesnya agar usaha tidak menjadi beban atau sumber stres. Kapan lagi kita memulai kalau bukan sekarang? Membangun bisnis itu sangat worth it, apalagi di era sekarang. Sebagai generasi penerus ekonomi, kita bisa ikut membantu perekonomian Indonesia, jadi jangan lupa dukung produk lokal!”

Menjalankan usaha di tengah kesibukan kuliah tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun, Aliya menilai pengalaman ini memberinya banyak pelajaran berharga, mulai dari manajemen waktu, tanggung jawab, hingga keberanian dalam mengambil keputusan.

Bagi mahasiswa Universitas Esa Unggul yang tertarik mencoba parfum lokal, The Nevora menjadi pilihan yang mudah diakses, sekaligus kesempatan untuk mendukung karya sesama civitas akademika Kampus Tangerang.

Kisah Aliya Lathifa Restu menjadi bukti bahwa dunia perkuliahan dapat menjadi ruang untuk bertumbuh, berkreasi, dan membangun masa depan. Universitas Esa Unggul terus mendorong mahasiswanya untuk menjadi pribadi yang kreatif, mandiri, dan adaptif di era digital.

Penulis : Aliya Lathifa Restu

Leave A Comment