Thom Haye Resmi ke Persib, Eliano Reijnders Jadi Incaran Berikutnya?

Last Updated: 29 Agustus 2025By Tags: ,

Jakarta – Klub raksasa asal Kota Bandung baru saja memberikan kejutan di bursa transfer musim ini. Tidak tanggung-tanggung, Maung Bandung mendatangkan otak lini tengah Timnas Indonesia, ‘Professor’ Thom Haye. Sang Gelandang dikabarkan menerima bayaran sebesar, Rp 750 juta per bulan!
Dikutip dari detikSport, Thom Haye dikontrak selama dua musim oleh Persib Bandung. Pemain berusia 30 tahun ini akan resmi berkarier di Indonesia Super League. Sebelumnya Haye lama berkarir di kasta teratas Liga Belanda, Eredivisie. Sang Profesor bermain untuk lima tim yang berbeda, total dirinya mengemas 236 penampilan.

“Thom Haye akan langsung bergabung dalam persiapan tim menghadapi lanjutan kompetisi Super League serta ajang AFC Champions League 2,” ucap Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.

CEO Persib juga berharap jika bergabungnya Thom Haye ke Persib akan membawa dampak positif. Thom dianggap bisa menjadi simbol dari ambisi Persib untuk bersaing baik di level domestik maupun Asia.

“Persib percaya bahwa perjalanan Thom Haye bersama Maung Bandung akan menjadi bagian dari babak baru dalam kariernya, sekaligus menambah energi positif bagi tim dan Bobotoh di seluruh penjuru dunia,” lanjut Adhitia Putra Herawan.

Tidak hanya merekrut Thom Haye, Maung Bandung juga mengincar pemain diaspora lain, Eliano Reijnders. Pemain berposisi sayap kanan ini sebenarnya dikaitkan dengan dua klub di Indonesia. Selain Persib, Eliano juga santer dikabarkan dekat dengan Bali United.

Jika Eliano memilih Persib untuk destinasi selanjutnya, dia akan menjadi pemain termahal kedua di klub setelah Thom Haye. Saat ini, situs nilai pasar pemain sepakbola Transfermarkt mencatat nilai pasar Eliano mencapai Rp 10,43 miliar sejak 28 Mei 2025. Lalu, apakah tambahan amunisi pemain berlabel diaspora Eropa dan Timnas ini akan benar-benar mengangkat performa liga dan klub Indonesia di kancah Asia? Atau apakah ini hanya alat marketing saja? SImak analisanya bersama redaktur detikSport hanya di D’Hattrick sore ini!

Beralih ke kabar lain, detikSore juga akan memberikan kabar terbaru dari aksi demo yang terjadi di berbagai daerah. Diketahui, kejadian naas menimpa sopir ojek online (ojol), Affan Kurniawan. Dirinya tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis (28/8) malam kemarin. Kendaraan rantis brimob tersebut tengah digunakan untuk pengamanan demo di Jakarta. Gelombang aksi masyarakat berdatangan selepas kepergian Affan Kurniawan. Banyak dari komunitas ojol yang turut hadir di acara pemakamannya. Detiksore secara khusus akan memberikan laporan langsung terkait perkembangan terbaru situasi unjuk rasa di berbagai titik dan pemakaman Affan Kurniawan. Ikuti kabar selengkapnya hanya di DetikSore.

Menyoroti kejadian luar biasa (KLB) campak di Sumenep, sebanyak 20 anak meninggal dunia akibat campak. Data ini merupakan angka akumulatif kematian dari Februari hingga Agustus 2025.

Saat ini Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menargetkan 70 ribu anak di wilayah tersebut segera diimunisasi dalam kurun waktu 2 pekan. Dia juga mengingatkan penularan campak yang jauh lebih tinggi daripada COVID-19.

Lantas, bagaimana cara pemerintah menanggulangi ancaman serius campak? Apa penyebab dan risiko dari penyakit ini? temukan jawabannya jelang matahari nanti bersama redaktur detikHealth dalam Sunsetalk.

Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Jangan ketinggalan untuk mengikuti analisis pergerakan pasar saham jelang penutupan IHSG di awal acara. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.

Sumber: http://detiksport.com

Leave A Comment