THR 2026: Beli HP Baru atau Laptop? Ini Tips Menentukan Sesuai Kebutuhan

Last Updated: 20 Februari 2026By Tags: , , , , ,

Ilustrasi orang pegang hp & laptop Canva (Aruna9News Aliya Lathifa R)

Aruna9news.com – Tunjangan Hari Raya (THR) kerap dimanfaatkan masyarakat untuk membeli barang elektronik baru, seperti ponsel atau laptop. Namun, tidak sedikit yang bingung menentukan prioritas pembelian. Pakar teknologi menyarankan agar keputusan didasarkan pada kebutuhan utama, bukan sekadar keinginan.

Bagi pekerja dengan mobilitas tinggi, ponsel pintar dengan spesifikasi mumpuni dinilai lebih relevan. HP terbaru umumnya telah dibekali kamera berkualitas, baterai tahan lama, serta performa yang mendukung aktivitas harian seperti komunikasi, transaksi digital, hingga pembuatan konten.

Sementara itu, laptop lebih cocok bagi pelajar, mahasiswa, maupun pekerja yang membutuhkan perangkat untuk mengetik, mengolah data, desain grafis, editing video, hingga kebutuhan kerja berbasis aplikasi berat. Layar yang lebih besar serta kemampuan multitasking menjadi keunggulan utama dibandingkan ponsel.

Selain kebutuhan, faktor anggaran juga perlu diperhatikan. Jika dana THR terbatas, masyarakat disarankan memilih perangkat yang paling menunjang produktivitas. Membeli gadget dengan sistem cicilan juga perlu dipertimbangkan secara matang agar tidak mengganggu kondisi keuangan pasca-Lebaran.

Dari sisi fungsi, ponsel lebih unggul dalam hal kepraktisan dan fleksibilitas penggunaan di mana saja. Sebaliknya, laptop menawarkan kenyamanan untuk penggunaan jangka panjang, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan durasi lama di depan layar.

Pengamat gaya hidup digital menilai tren pemanfaatan THR untuk membeli perangkat elektronik terus meningkat setiap tahun. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap mengutamakan kebutuhan primer, menabung, dan menyisihkan dana darurat sebelum memutuskan berbelanja.

Dengan mempertimbangkan fungsi, anggaran, serta manfaat jangka panjang, penggunaan THR untuk membeli HP atau laptop diharapkan tidak hanya menjadi ajang konsumtif, tetapi juga investasi yang mendukung produktivitas.

Penulis : Aliya Lathifa Restu

Leave A Comment