TNI Angkatan Laut Persiapkan SDM dan Infrastruktur Sambut Kapal Induk Garibaldi

Italian Aicraft Carrier, GARIBALDI

Aruna9news.com – Indonesia berpotensi menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki kapal induk. Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Yayan Sofiyan, menyebut pihaknya perlu menyiapkan sekitar 500 pelaut sebagai awak inti untuk mengoperasikan kapal induk Giuseppe Garibaldi, Menurut Yayan, seluruh personel—mulai dari bintara hingga perwira—harus dibekali keahlian khusus untuk bertugas di kapal induk. Ia juga menjelaskan bahwa jumlah awak bisa melebihi 500 orang karena belum termasuk kru non-inti seperti personel penerbangan dan teknisi sistem aviasi, Selain sumber daya manusia, TNI AL juga harus menyiapkan infrastruktur pendukung, mulai dari fasilitas sandar hingga kebutuhan teknis operasional. Kebutuhan logistik pun menjadi tantangan tersendiri, mengingat ratusan kru harus ditopang selama bertugas dalam jangka waktu panjang di laut.

Meski persiapannya kompleks, Yayan optimistis TNI AL mampu memenuhi seluruh kebutuhan tersebut demi pengoperasian kapal induk secara maksimal. Saat ini, proses akuisisi masih menunggu kelanjutan pembahasan antara Kementerian Pertahanan, pemerintah Italia, dan galangan kapal Fincantieri, Di sisi lain, ketegangan global turut meningkat. Laporan The Washington Post menyebut lebih dari 150 pesawat tempur Amerika Serikat telah disiagakan di berbagai titik di Eropa dan Timur Tengah. Berdasarkan citra satelit, puluhan jet tempur—including F-35—ditempatkan di Yordania, sementara pesawat pengintai dan tanker juga terlihat bersiaga di Yunani.

Tambahan pesawat tempur juga ditempatkan di Inggris dan wilayah Portugal di Samudera Atlantik. Sebagian besar pengerahan tersebut dilakukan di pangkalan yang berada di luar jangkauan mayoritas sistem rudal Iran, Sementara itu, Presiden Donald Trump dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi serangan skala besar terhadap Iran apabila jalur diplomasi tidak membuahkan hasil. Pemerintah Iran pun menegaskan bahwa setiap bentuk serangan terbatas akan dipandang sebagai tindakan agresi.

Source: Koran jakarta

Leave A Comment