Universitas Esa Unggul Gelar Seminar Nasional Bahas Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kesehatan Masyarakat

Last Updated: 6 Januari 2026By

 

Esaunggul.ac.id, Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Esa Unggul menyelenggarakan Seminar Profesi Kesehatan Masyarakat Tingkat Nasional dengan tema “Climate Change: A Great Matter in Public Health” pada hari ini, Senin (6/1/2026) di Kemala Ballroom, Universitas Esa Unggul.

Seminar yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini menghadirkan deretan pembicara berkaliber nasional yang memiliki keahlian dan pengalaman luas dalam bidang kesehatan masyarakat dan kebijakan publik.

Pembicara Berpengalaman dari Berbagai Sektor

Acara ini menghadirkan empat narasumber dengan latar belakang yang beragam. dr. Nancy D Anggraeni, M.Epid., Asisten Deputi Sumber Daya Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), akan membagikan perspektif dari sisi kebijakan pemerintah terkait dampak perubahan iklim terhadap kesehatan masyarakat.

Dr. Hermawan Saputra, Ketua Umum Terpilih Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Pusat, diharapkan dapat memberikan pandangan organisasi profesi tentang peran tenaga kesehatan masyarakat dalam menghadapi krisis iklim.

Sementara itu, Dr. CSP Wekadigunawan, MPH, Ph.D., yang merupakan Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia (PMI) sekaligus Ketua Senat Akademik FIKES UEU, akan memaparkan strategi tanggap darurat dan mitigasi bencana akibat perubahan iklim.

Seminar ini juga menghadirkan Ira Koesno, praktisi public relations dan media yang dikenal sebagai moderator debat capres, dengan dua gelar master dalam bidang PR dan jurnalistik. Kehadirannya diharapkan memberikan wawasan tentang pentingnya komunikasi publik dalam isu perubahan iklim dan kesehatan.

Ahmad Irfandi, SKM, MKM, mahasiswa program doktoral Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, akan memandu jalannya diskusi sebagai moderator.

Urgensi Perubahan Iklim dalam Kesehatan Publik

Pemilihan tema perubahan iklim dalam seminar ini mencerminkan kesadaran akan ancaman serius yang ditimbulkan oleh krisis iklim global terhadap kesehatan masyarakat. Perubahan iklim telah terbukti mempengaruhi pola penyakit, kualitas udara, ketersediaan air bersih, hingga ketahanan pangan yang semuanya berdampak langsung pada kesehatan populasi.

Seminar ini diharapkan menjadi wadah diskusi produktif bagi akademisi, praktisi kesehatan, mahasiswa, dan pemangku kepentingan lainnya untuk merumuskan strategi dan solusi menghadapi tantangan kesehatan masyarakat di era perubahan iklim.

Universitas Esa Unggul Merupakan World Class University

Universitas Esa Unggul memiliki 10 fakultas yakni, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Desain & Industri Kreatif, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Fakultas Fisioterapi, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan. Esa Unggul memiliki program pembelajaran Kelas Reguler, Kelas Karyawan dan Program Pendidikan Jarak Jauh.
Universitas Esa Unggul terakreditasi unggul berdasarkan SK BAN PT: 2041/SK/BAN-PT/Ak/PT/XI/2024. Universitas Esa Unggul juga meraih peringkat :

  • 3 PTS Terbaik Se-Jakarta
  • 15 PTS Terbaik Se-Indonesia
  • 46 PTN & PTS Terbaik Se-Nasional (Berdasarkan Pemeringkatan UniRank / 4ICU 2025)
  • Peringkat 2 DKI Jakarta, 29 Nasional, 203 Internasional ( UI GreenMetric World University Rankings 2025)

Hanya Universitas Esa Unggul satu-satunya kampus di Indonesia yang mendapatkan dukungan dan kerjasama dari Arizona State University (ASU) dalam mewujudkan visinya untuk menjadi world class university, serta menyediakan pendidikan berkualitas bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Dengan semangat “unggul dan berdampak,” Universitas Esa Unggul terus melangkah maju dalam menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap menjawab tantangan dunia di masa kini dan masa depan.

Berita selengkapnya dapat Anda akses melalui esaunggul.ac.id – aruna9news.com

 

Leave A Comment