Dari Akainu hingga Kurouma, Ini Makna Julukan Elit Angkatan Laut One Piece

Last Updated: 18 Februari 2026By Tags: , ,

Image: Trio admiral one piece

Aruna9news.com – Dalam dunia One Piece, ada pola unik dalam penamaan petinggi Angkatan Laut, khususnya Admiral dan kandidat Admiral. Eiichiro Oda konsisten menggabungkan unsur warna dan hewan sebagai julukan mereka. Pola ini bukan sekadar terdengar keren, tetapi juga mencerminkan karakter, filosofi keadilan, hingga gaya bertarung masing-masing tokoh.

Julukan seperti Akainu atau Aokiji bahkan lebih populer di kalangan penggemar dibanding nama asli mereka. Seiring perkembangan cerita, semakin banyak tokoh Angkatan Laut yang diperkenalkan dengan format serupa. Berikut versi parafrase penjelasan delapan di antaranya:

1. Akainu – “Anjing Merah” (Sakazuki)

Akainu secara harfiah berarti Anjing Merah. Julukan ini melambangkan sifat agresif, tegas, dan loyal tanpa kompromi terhadap hukum. Warna merah menggambarkan karakter Sakazuki yang panas dan destruktif, selaras dengan kekuatan magma miliknya.

Sebagai Fleet Admiral, ia menjadi representasi “Absolute Justice”. Sakazuki dikenal ekstrem dalam menegakkan hukum, bahkan rela mengorbankan nyawa demi prinsipnya.

2. Aokiji – “Pegar Biru” (Kuzan)

Aokiji berarti Pegar Biru, dengan warna biru yang identik dengan ketenangan dan rasionalitas. Hal ini sesuai dengan kemampuan es Kuzan serta kepribadiannya yang santai namun penuh pertimbangan.

Ia menganut filosofi “Lazy Justice” dan kerap menunjukkan sisi kemanusiaan, seperti saat membiarkan Nico Robin hidup. Setelah kalah dari Sakazuki, Kuzan meninggalkan Angkatan Laut dan kini bergerak di jalur abu-abu bersama kelompok Kurohige.

3. Kizaru – “Monyet Kuning” (Borsalino)

Kizaru berarti Monyet Kuning. Warna kuning merepresentasikan cahaya, selaras dengan kekuatan Pika Pika no Mi yang membuatnya bergerak secepat cahaya. Sosok monyet memberi kesan luwes dan sulit ditebak.

Meski kerap tampil santai dan berbicara lambat, Borsalino sebenarnya sangat mematikan. Dalam beberapa arc terbaru, ia juga terlihat mengalami konflik batin antara tugas dan relasi personalnya.

4. Fujitora – “Harimau Wisteria” (Issho)

Fujitora memadukan simbol harimau sebagai predator kuat dengan warna ungu dari bunga wisteria. Julukan ini mencerminkan keseimbangan antara kekuatan dan kebijaksanaan yang dimiliki Issho.

Walau buta, ia memiliki pandangan moral yang tajam. Ia bahkan berani meminta maaf kepada rakyat Dressrosa atas kesalahan pemerintah, menunjukkan empati yang jarang terlihat di jajaran tinggi Angkatan Laut.

5. Ryokugyu – “Banteng Hijau” (Aramaki)

Ryokugyu berarti Banteng Hijau. Warna hijau merujuk pada kekuatan tumbuhan yang ia gunakan dalam bertarung, sementara banteng melambangkan kegigihan dan sifat keras kepala.

Aramaki dikenal sangat mendukung Pemerintah Dunia dan menunjukkan sikap keras terhadap bajak laut. Pandangannya yang tegas membuat julukan tersebut terasa sangat sesuai dengan kepribadiannya.

6. Momousagi – “Kelinci Merah Muda” (Gion)

Momousagi berarti Kelinci Merah Muda. Julukan ini terdengar lebih lembut, namun tetap menggambarkan kelincahan dan keanggunan.

Gion adalah Wakil Admiral yang pernah dipertimbangkan menjadi Admiral. Meski jarang tampil dominan, ia berada di level elit Angkatan Laut.

7. Chaton – “Babi Cokelat” (Tokikake)

Chaton berarti Babi Cokelat. Julukan ini terasa lebih unik dan sedikit humoris dibanding yang lain. Meski demikian, babi juga bisa melambangkan ketekunan dan kekuatan fisik.

Tokikake adalah Wakil Admiral yang juga pernah menjadi kandidat Admiral. Keberadaannya menunjukkan bahwa banyak petarung kuat di Angkatan Laut yang tidak selalu mendapat sorotan utama.

8. Kurouma – “Kuda Hitam” (Tensei)

Kurouma berarti Kuda Hitam, simbol kecepatan dan misteri. Warna hitam menegaskan kesan serius dan berwibawa.

Berbeda dari yang lain, Tensei bukan Wakil Admiral, melainkan Direktur Biro Investigasi Angkatan Laut. Julukan ini menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya berasal dari garis depan, tetapi juga dari strategi dan pengawasan di balik layar.

Melalui pola penamaan ini, Oda memperlihatkan detail dunia One Piece yang konsisten dan penuh simbolisme. Julukan warna dan hewan bukan sekadar identitas, tetapi cerminan filosofi, kekuatan, dan karakter tiap tokoh Angkatan Laut.

Source: Duniaku

Leave A Comment