Emmanuel Macron Serukan Dunia Tak Jadi ‘Bawahan’ Amerika Serikat dan China, Dorong “Jalan Ketiga” Global

Last Updated: 6 April 2026By Tags: , ,

Presiden France: Emmanuel Macron

Aruna9news.comEmmanuel Macron menyerukan kepada negara-negara di dunia agar tidak menjadi pihak yang bergantung atau “bawahan” dari dua kekuatan besar global, yakni Amerika Serikat dan China, Seruan tersebut disampaikan Macron saat melakukan kunjungan ke Korea Selatan pada Jumat (3/4), termasuk dalam pertemuannya dengan mahasiswa di Yonsei University di Seoul, Dalam kesempatan itu, Macron menegaskan bahwa dunia tidak seharusnya terjebak dalam dominasi dua kekuatan besar. Ia menilai ketergantungan terhadap China maupun ketidakpastian dari kebijakan Amerika Serikat sama-sama berisiko bagi stabilitas global.

Lebih lanjut, Macron mengajak berbagai negara untuk membangun kekuatan alternatif melalui kerja sama yang lebih independen. Ia menyebut sejumlah negara seperti Korea Selatan, Prancis, negara-negara Eropa, Kanada, Jepang, India, Brasil, hingga Australia dapat membentuk semacam “jalan ketiga” dalam percaturan geopolitik dunia.

Menurut Macron, negara-negara besar seperti Amerika Serikat kini mulai menunjukkan sikap yang berpotensi mengganggu tatanan internasional. Pernyataan ini juga berkaitan dengan ketegangan hubungan antara dirinya dan Presiden AS Donald Trump, terutama terkait konflik di Timur Tengah dan peran NATO.

Perselisihan keduanya mencuat setelah Prancis menolak memberikan dukungan terhadap langkah militer Amerika Serikat dan Israel dalam konflik dengan Iran. Bahkan, Prancis juga melarang penggunaan pangkalan udaranya oleh militer AS di kawasan tersebut, Macron menegaskan bahwa solusi konflik tidak bisa dicapai hanya melalui kekuatan militer atau pengeboman. Ia lebih mendorong pendekatan diplomasi untuk meredakan ketegangan.

Selain itu, Prancis dilaporkan sejalan dengan Rusia dan China dalam menolak resolusi Dewan Keamanan PBB yang berpotensi membuka jalan bagi operasi militer di Selat Hormuz. Sikap ini semakin menegaskan posisi Prancis yang ingin mengambil jalur independen di tengah rivalitas kekuatan global.

Source:  CNN Indonesia

Editor: Ariel Yoga Praditya

Leave A Comment