ASPIKOM Jabodetabek dan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul Perkuat Jejaring Global melalui Kemitraan Strategis dengan MMCL Filipina
Esaunggul.ac.id, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University bersama Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Koordinator Wilayah Jabodetabek memperkuat langkah internasionalisasi pendidikan tinggi komunikasi melalui penyelenggaraan MoU/MoA Signing and Panel Discussion bertajuk International Research Partnerships and Grant Opportunities in Communication Studies. Kegiatan yang berlangsung di Universitas Esa Unggul ini menjadi momentum penting dalam membuka peluang kolaborasi riset, publikasi ilmiah, mobilitas akademik, serta pengembangan kurikulum bersama Mapúa Malayan Colleges Laguna (MMCL), Filipina.
Forum ini mempertemukan pimpinan program studi Ilmu Komunikasi, akademisi, peneliti, serta mitra internasional untuk membangun ekosistem kolaborasi yang mampu meningkatkan daya saing pendidikan tinggi komunikasi Indonesia di tingkat global.
Sebagai tuan rumah, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul turut menjadi penggerak terselenggaranya kegiatan yang diikuti oleh 22 Program Studi Ilmu Komunikasi dari 21 perguruan tinggi anggota ASPIKOM Korwil Jabodetabek. Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU/MoA) dengan MMCL, para anggota menyatakan komitmen bersama untuk mengembangkan penelitian kolaboratif internasional, publikasi bereputasi global, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kurikulum, hingga pemanfaatan berbagai peluang hibah penelitian internasional.
Kegiatan dibuka oleh Ketua ASPIKOM Korwil Jabodetabek yang juga Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul, Dr. Erna Febriani, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kolaborasi internasional merupakan kebutuhan strategis bagi perguruan tinggi komunikasi dalam menghadapi dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan industri global.
“Kerja sama dengan Mapúa Malayan Colleges Laguna merupakan implementasi nyata dari strategi 4C’s Framework ASPIKOM Jabodetabek, yaitu Communication, Commitment, Collaboration, dan Contribution. Melalui kemitraan ini kami ingin membuka lebih banyak peluang riset bersama, publikasi internasional, pertukaran akademik, pengembangan kurikulum berstandar global, serta akses terhadap berbagai skema hibah penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh dosen maupun mahasiswa,” ujar Dr. Erna.
Beliau menambahkan bahwa keterlibatan 22 Program Studi Ilmu Komunikasi menunjukkan kesiapan komunitas akademik komunikasi di wilayah Jabodetabek untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin terbuka, kolaboratif, dan berdaya saing internasional.
Panel diskusi menghadirkan Prof. James Ronald Mesina dari External Linkages, Internationalization and Transnational Education (ELITE), Mapúa Malayan Colleges Laguna, Filipina, bersama Dr. Nia Sarinastiti, M.A., Dewan Pakar ASPIKOM Korwil Jabodetabek. Diskusi dipandu oleh Muh. Ruslan Ramli, S.Sos., M.Si., Ph.D., Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul.
Dalam paparannya, Prof. James Ronald Mesina menjelaskan berbagai peluang kerja sama internasional yang dapat dikembangkan, mulai dari penelitian kolaboratif, pertukaran akademik, joint publication, hingga akses terhadap berbagai program pendanaan riset internasional. Sementara itu, Dr. Nia Sarinastiti menyoroti pentingnya kesiapan institusi dalam membangun budaya riset kolaboratif serta strategi peningkatan publikasi pada jurnal internasional bereputasi.
Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa internasionalisasi menjadi salah satu strategi utama universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan inovasi.
“Universitas Esa Unggul terus memperluas jejaring global melalui kolaborasi dengan berbagai institusi internasional. Kami meyakini bahwa sinergi antara perguruan tinggi, asosiasi profesi, dan mitra luar negeri akan menghasilkan ekosistem akademik yang lebih kuat, memperluas kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk berkolaborasi secara global, serta meningkatkan kualitas riset dan publikasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Arief.
Sebagai perguruan tinggi yang terus memperkuat internasionalisasi, Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University berkomitmen menghadirkan lingkungan akademik yang mendorong kolaborasi lintas negara, inovasi riset, dan pengembangan sumber daya manusia berstandar global. Kemitraan strategis bersama MMCL Filipina menjadi langkah konkret dalam memperluas jejaring internasional sekaligus memperkuat posisi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul dan ASPIKOM Jabodetabek sebagai bagian dari komunitas akademik komunikasi yang semakin kompetitif di tingkat dunia.
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University Merupakan World Class University
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University merupakan perguruan tinggi swasta terkemuka yang berkomitmen menjadi world-class entrepreneurial university.
Didirikan pada tahun 1993, Universitas Esa Unggul saat ini memiliki:
- 11 Fakultas
- 44 Program Studi, terdiri dari:
- 25 Program Sarjana/Sarjana Terapan
- 2 Program Diploma
- 6 Program Profesi
- 9 Program Magister
- 1 Program Doktor
- 1 Program Sarjana PJJ Teknik Informatika (full online)
Universitas Esa Unggul memiliki lebih dari 19.000 mahasiswa yang berasal dari 37 provinsi di Indonesia dan 8 negara, dengan dukungan ekosistem pendidikan modern berbasis inovasi dan kolaborasi global. Dalam penguatan kualitas pendidikan dan internasionalisasi, Universitas Esa Unggul tergabung dalam CINTANA Alliance, jejaring global perguruan tinggi yang dimotori oleh Arizona State University (ASU), yang memungkinkan akses pada praktik pendidikan tinggi kelas dunia, inovasi pembelajaran digital, pengembangan kurikulum global, penelitian, serta kolaborasi internasional.
Sebagai bagian dari pengembangan institusi, Universitas Esa Unggul juga menghadirkan Global Innovation Hub (GI Hub) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang dikembangkan dengan konsep Urban Academic Hub untuk mendukung pembelajaran berbasis industri, riset, inovasi, technopark, entrepreneurship, serta kolaborasi dunia usaha dan industri.
Universitas Esa Unggul telah memperoleh Akreditasi Perguruan Tinggi “UNGGUL” dari BAN-PT, dengan 18 program studi berakreditasi UNGGUL dan sejumlah program studi yang telah meraih akreditasi internasional. Dalam bidang reputasi akademik dan institusi, Universitas Esa Unggul mencatat berbagai capaian nasional dan internasional, di antaranya:
- Peringkat 69 SINTA Nasional
- Peringkat 6 Jakarta & 62 Nasional versi EduRank 2026
- GreenMetric: Peringkat 2 Jakarta, 29 Nasional, dan 203 Internasional
- Berbagai penghargaan nasional melalui Anugerah Diktisaintek Kemendiktisaintek
Didukung budaya riset yang kuat, Universitas Esa Unggul aktif menghasilkan publikasi ilmiah, buku, hak kekayaan intelektual, inovasi, serta penelitian dan pengabdian masyarakat yang berdampak bagi pembangunan nasional dan global.
Berita selengkapnya dapat Anda akses melalui esaunggul.ac.id – aruna9news.com













