Berdayakan Kader Posyandu, Tim Universitas Esa Unggul Gelar Edukasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Rusun Marunda
Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University menghadirkan inovasi pengabdian masyarakat berbasis circular economy melalui transformasi pengelolaan sampah rumah tangga di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, yang melibatkan lebih dari puluhan kader Posyandu Balita sebagai agen perubahan lingkungan serta menghasilkan sistem terpadu pengelolaan sampah berbasis edukasi, teknologi sederhana, dan pemberdayaan ekonomi warga.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dalam dua tahap pada 11 dan 19 Oktober 2025, dengan fokus utama pada perubahan perilaku pengelolaan sampah dari sistem buang langsung menjadi sistem pemilahan, pemanfaatan, dan daur ulang berbasis komunitas.
Tingginya volume sampah rumah tangga di kawasan hunian padat Rusun Marunda menjadi tantangan utama yang berdampak pada risiko pencemaran lingkungan dan kesehatan warga. Melihat kondisi tersebut, Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University menghadirkan intervensi berbasis edukasi dan praktik langsung untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
Pada tahap pertama, tim dosen dan mahasiswa memberikan edukasi interaktif mengenai jenis sampah, teknik pemilahan, serta implementasi konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kader Posyandu Balita dilatih untuk menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah harian. Peserta juga diperkenalkan pada sistem pemilahan berbasis warna tempat sampah, yaitu hijau untuk organik serta kuning dan biru untuk anorganik, sebagai langkah awal standardisasi pengelolaan sampah di lingkungan rusun. Selain edukasi, peserta juga mengikuti praktik langsung pemanfaatan sampah anorganik seperti botol plastik dan limbah kemasan menjadi produk kerajinan bernilai guna dan ekonomi, yang kemudian diperkuat melalui kegiatan lomba inovasi pengolahan sampah antar kader.
Pada tahap kedua, program diperkuat dengan implementasi sistem pengelolaan sampah organik berbasis ekosistem terpadu (integrated urban farming system). Universitas Esa Unggul menyerahkan fasilitas tong sampah terpilah untuk mendukung konsistensi pemilahan di tingkat rumah tangga. Sampah organik yang telah dipilah kemudian diolah menjadi pakan maggot, yang selanjutnya menjadi bagian dari rantai produksi budidaya ikan lele. Sistem ini terintegrasi dengan instalasi hidroponik, di mana air dari kolam ikan dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman.
Siklus ini menciptakan ekosistem produktif yang tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi melalui hasil panen ikan dan tanaman hidroponik yang dapat dimanfaatkan maupun dipasarkan oleh warga.
Program ini secara strategis melibatkan kader Posyandu Balita sebagai aktor utama perubahan sosial di tingkat komunitas. Selama ini, posyandu berfokus pada layanan kesehatan dasar, namun melalui program ini, peran tersebut diperluas menjadi agen edukasi lingkungan berbasis kesehatan komunitas, yang memiliki keterkaitan langsung dengan isu gizi, sanitasi, dan kualitas hidup warga.
Tim pelaksana PkM terdiri dari dosen lintas disiplin Universitas Esa Unggul, yaitu dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Dietisien, Ilmu Gizi, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Manajemen, yang menunjukkan pendekatan multidisipliner dalam penyelesaian masalah lingkungan perkotaan.
Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng., menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada dampak langsung kepada masyarakat.
“Pengabdian masyarakat harus menghasilkan perubahan sistemik, bukan hanya edukasi sesaat. Model circular economy berbasis komunitas seperti di Rusun Marunda ini adalah contoh bagaimana perguruan tinggi dapat menjadi katalis transformasi sosial dan lingkungan,” ujar Rektor.
Melalui program ini, Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada inovasi sosial berbasis keberlanjutan dan dampak nyata di masyarakat.
Ke depan, universitas berkomitmen untuk memperluas implementasi model pengelolaan lingkungan berbasis komunitas ini ke wilayah perkotaan lainnya sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University Merupakan World Class University
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University memiliki 10 fakultas yakni, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Desain & Industri Kreatif, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Fakultas Fisioterapi, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Hukum, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan. Esa Unggul memiliki program pembelajaran Kelas Reguler, Kelas Karyawan dan Program Pendidikan Jarak Jauh.
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University terakreditasi unggul berdasarkan SK BAN PT: 2041/SK/BAN-PT/Ak/PT/XI/2024. Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University juga meraih peringkat:
- 3 PTS Terbaik Se-Jakarta
- 15 PTS Terbaik Se-Indonesia
- 46 PTN & PTS Terbaik Se-Nasional (Berdasarkan Pemeringkatan UniRank / 4ICU 2025)
- Peringkat 2 DKI Jakarta, 29 Nasional, 203 Internasional (UI GreenMetric World University Rankings 2025)
Hanya Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University satu-satunya kampus di Indonesia yang mendapatkan dukungan dan kerja sama dari Arizona State University (ASU) dalam mewujudkan visinya untuk menjadi world class university, serta menyediakan pendidikan berkualitas bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Dengan semangat “unggul dan global,” Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University terus melangkah maju dalam menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap menjawab tantangan dunia di masa kini dan masa depan.
Berita selengkapnya dapat Anda akses melalui esaunggul.ac.id – aruna9news.com











