Fenomena Wanita Mau Jadi Selingkuhan Kian Marak, Psikolog Soroti Faktor Emosional dan Validasi

Ilustrasi perselingkuhan
Aruna9news.com – Fenomena hubungan perselingkuhan kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Tidak sedikit publik mempertanyakan alasan mengapa sebagian wanita tetap bertahan bahkan menerima posisi sebagai selingkuhan meski mengetahui pasangannya sudah memiliki hubungan resmi.
Dalam sudut pandang Psikologi, kondisi tersebut tidak selalu terjadi karena faktor materi atau kesenangan semata. Banyak kasus muncul karena kebutuhan emosional, rasa nyaman, hingga validasi dari seseorang yang dianggap mampu memberikan perhatian lebih.
Sebagian wanita mengaku tetap bertahan karena sudah terlanjur memiliki ikatan emosional yang kuat. Intensitas komunikasi, perhatian, dan perlakuan manis dari pasangan membuat mereka sulit melepaskan hubungan meskipun sadar posisinya tidak sehat.
Selain itu, ada juga faktor rendahnya rasa percaya diri dan ketakutan kehilangan seseorang. Tidak sedikit yang memilih bertahan karena merasa takut tidak menemukan sosok yang bisa memberikan perhatian serupa.
Fenomena ini juga semakin sering terjadi di era hubungan modern dan media sosial. Banyak hubungan dimulai dari komunikasi intens secara diam-diam hingga akhirnya berkembang menjadi hubungan tersembunyi.
Psikolog menilai hubungan seperti ini sering membuat seseorang terjebak dalam harapan palsu. Janji akan dipilih, hubungan yang “sebentar lagi selesai”, hingga harapan menjadi pasangan utama sering kali membuat seseorang terus bertahan dalam hubungan yang tidak pasti.
Meski begitu, banyak pihak menilai perselingkuhan tetap dapat memberikan dampak buruk bagi semua pihak yang terlibat, baik secara emosional maupun psikologis. Tidak hanya merusak hubungan, kondisi tersebut juga dapat memicu rasa kecewa, trauma, hingga hilangnya kepercayaan dalam hubungan asmara.
Fenomena ini menunjukkan bahwa hubungan modern tidak hanya dipengaruhi perasaan cinta, tetapi juga kondisi emosional, validasi diri, dan kebutuhan akan perhatian yang terkadang membuat seseorang bertahan dalam hubungan yang rumit.
Penulis : Aliya Lathifa Restu










