Mengapa Banyak Calo dan Harga Tiket BTS Melambung Tinggi? Ini Faktor yang Membuat War Tiket Semakin Gila

BTS WORLD TOUR IN JAKARTA – Tiket.com

Aruna9news.com – Setiap kali BTS mengumumkan konser, satu fenomena yang hampir selalu muncul adalah sulitnya mendapatkan tiket dan melonjaknya harga di pasar resale. Pada penjualan tiket konser BTS terbaru, banyak penggemar dibuat terkejut setelah menemukan tiket yang semula dijual dengan harga jutaan rupiah berubah menjadi belasan hingga puluhan juta rupiah di tangan calo.

Fenomena ini bukan terjadi tanpa alasan. Tingginya harga tiket BTS di pasar sekunder merupakan kombinasi dari besarnya permintaan, terbatasnya jumlah kursi, serta praktik percaloan yang memanfaatkan antusiasme penggemar.

Salah satu faktor utama adalah jumlah penggemar BTS yang sangat besar. BTS memiliki jutaan penggemar aktif di seluruh dunia, termasuk di Asia Tenggara. Ketika satu konser diumumkan, jumlah orang yang ingin membeli tiket sering kali jauh lebih banyak dibandingkan kapasitas venue yang tersedia. Akibatnya, banyak penggemar gagal mendapatkan tiket saat penjualan resmi berlangsung.

Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh para calo. Mereka membeli tiket sebanyak mungkin saat penjualan dibuka, baik secara manual maupun menggunakan berbagai metode yang memungkinkan mereka memperoleh tiket lebih cepat dibandingkan pembeli biasa. Setelah tiket resmi habis terjual, tiket tersebut dijual kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Prinsip yang digunakan sangat sederhana, yaitu hukum permintaan dan penawaran. Ketika permintaan sangat tinggi sementara jumlah tiket terbatas, harga akan terus naik selama masih ada orang yang bersedia membayar.

Dalam kasus konser BTS, tidak sedikit penggemar yang rela mengeluarkan biaya besar demi mendapatkan kesempatan melihat idolanya secara langsung. Hal inilah yang membuat sebagian calo berani menaikkan harga hingga beberapa kali lipat dari harga resmi.

Contohnya, tiket kategori tertentu yang awalnya dijual sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta dapat berubah menjadi Rp8 juta, Rp10 juta, bahkan lebih di pasar resale. Beberapa kategori premium bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah apabila permintaan sedang sangat tinggi.

Selain itu, faktor psikologis juga berperan besar. Banyak penggemar mengalami apa yang dikenal sebagai fear of missing out (FOMO) atau rasa takut ketinggalan momen. Karena konser BTS dianggap sebagai pengalaman langka dan sangat berharga, sebagian orang akhirnya tetap membeli tiket meskipun harganya jauh di atas harga resmi.

Media sosial turut memperkuat fenomena tersebut. Ketika banyak orang membagikan keberhasilan mendapatkan tiket atau menunjukkan persiapan menuju konser, penggemar lain semakin terdorong untuk mencari tiket dengan cara apa pun. Situasi ini membuat pasar resale semakin aktif dan harga terus terdorong naik.

Di sisi lain, praktik penimbunan tiket juga sering menjadi sorotan. Banyak penggemar menilai bahwa sebagian tiket yang seharusnya bisa dibeli oleh ARMY justru berakhir di tangan reseller yang tidak berniat menonton konser. Mereka membeli tiket hanya untuk dijual kembali demi mendapatkan keuntungan.

Fenomena ini bukan hanya terjadi pada konser BTS, tetapi BTS menjadi salah satu contoh paling nyata karena skala fandom mereka yang sangat besar. Setiap tur dunia BTS hampir selalu menghasilkan antrean jutaan orang dan tiket yang habis dalam waktu singkat.

Meski demikian, banyak komunitas ARMY terus mengkampanyekan pembelian tiket melalui jalur resmi dan mengajak sesama penggemar untuk tidak mendukung praktik percaloan. Menurut mereka, semakin sedikit orang yang membeli tiket dengan harga tidak wajar, semakin kecil pula keuntungan yang diperoleh para calo.

Pada akhirnya, tingginya harga tiket BTS merupakan hasil dari kombinasi antara popularitas grup yang luar biasa, kapasitas venue yang terbatas, tingginya permintaan global, serta keberadaan calo yang memanfaatkan situasi tersebut. Selama permintaan jauh lebih besar dibanding jumlah tiket yang tersedia, fenomena harga tiket yang melambung tinggi kemungkinan akan terus terjadi setiap kali BTS menggelar konser.

Penulis : Aliya Lathifa Restu

Leave A Comment

editor's pick