Paige Niemann Ungkap Pernah Dapat DM dari Ariana Grande, Kisahnya Diangkat dalam Dokumenter Turning the Paige

Image : Paige Niemann & Ariana Grande
Aruna9news.com – Content creator Paige Niemann, yang dikenal luas karena kemiripannya dengan penyanyi Ariana Grande, resmi merilis serial dokumenter berjudul Turning the Paige. Dokumenter yang kini tersedia di Prime Video dan Apple TV itu mengulas perjalanan karier Paige sebagai impersonator Ariana Grande, termasuk berbagai kontroversi yang mengiringinya selama bertahun-tahun.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian dalam dokumenter tersebut adalah pengakuan Paige bahwa ia pernah menerima pesan langsung (direct message/DM) dari Ariana Grande. Cerita itu diungkap dalam episode keenam Turning the Paige dan menjadi salah satu bagian yang paling banyak diperbincangkan oleh penggemar.
Menurut Paige, Ariana tidak menanggapi kemiripannya dengan nada marah ataupun konfrontatif. Sebaliknya, pelantun thank u, next itu disebut menyampaikan pesan yang penuh dukungan. Dalam DM tersebut, Ariana mengatakan bahwa Paige merupakan sosok yang cantik dengan caranya sendiri dan mendorongnya untuk menjadi dirinya sendiri tanpa harus berusaha menjadi orang lain.
Pesan tersebut menjadi titik refleksi penting dalam perjalanan Paige. Selama bertahun-tahun, ia dikenal publik karena hampir seluruh penampilannya menyerupai Ariana Grande, mulai dari gaya rambut, riasan wajah, cara berbicara, ekspresi, hingga persona yang ditampilkan di media sosial.
Paige Niemann mulai dikenal pada 2017, ketika usianya baru 14 tahun. Video-video yang ia unggah di berbagai platform media sosial dengan meniru penampilan Ariana Grande dengan cepat menjadi viral. Banyak orang awalnya menganggap kontennya sebagai bentuk penghormatan terhadap sang idola karena tingkat kemiripannya yang dinilai luar biasa.
Namun, seiring meningkatnya popularitas Paige, muncul pula berbagai kritik. Sebagian warganet menilai bahwa peniruannya telah melampaui sekadar bentuk apresiasi dan mulai mengaburkan identitas pribadinya. Perdebatan mengenai batas antara penghormatan terhadap idola dan peniruan identitas pun terus berkembang di media sosial.
Kontroversi semakin besar ketika Paige tampil di New York Fashion Week pada 2023 dalam peragaan busana Creators Inc. dengan penampilan yang kembali mengingatkan publik pada Ariana Grande. Penampilannya memicu beragam reaksi karena dinilai masih mempertahankan citra yang sangat identik dengan sang penyanyi.
Sebelumnya, Paige juga menjadi sorotan setelah membuka akun OnlyFans pada 2022. Keputusan tersebut menuai kritik karena sebagian pihak menilai ia masih menggunakan persona yang sangat menyerupai Ariana Grande dalam konten-konten yang dipromosikan. Selain itu, akun media sosial Paige juga sempat mengalami pemblokiran di Instagram dan TikTok, yang semakin menambah kontroversi di sekitar namanya.
Melalui Turning the Paige, Paige berusaha menceritakan kisahnya dari sudut pandang yang lebih personal. Dokumenter ini tidak hanya membahas perjalanan viralnya di internet, tetapi juga tekanan yang ia alami akibat dikenal karena identitas yang terus dibandingkan dengan seorang bintang dunia.
Kisah mengenai DM dari Ariana Grande menjadi salah satu pesan utama dokumenter tersebut. Dukungan yang diberikan Ariana dinilai sebagai pengingat bahwa setiap orang memiliki identitas dan keunikan masing-masing. Bagi Paige, pesan itu menjadi dorongan untuk mulai membangun jati diri di luar bayang-bayang sosok yang selama ini membuat namanya dikenal publik.
Sumber : @/herbyuss










