Perdebatan bermula tak lama setelah Rosé muncul di red carpet Met Gala 2026. Meski visual dan aura elegannya tetap mendapat banyak pujian, sejumlah pengamat fashion dan warganet mengkritik pilihan busana yang dianggap terlalu aman untuk ajang fashion paling bergengsi di dunia tersebut.
Banyak komentar menyebut outfit yang dikenakan Rosé terlihat “basic” dan kurang eksploratif dibandingkan tamu lain yang tampil lebih teatrikal dan artistik. Dominasi warna hitam yang kembali menjadi pilihan utama juga memicu kritik, karena dinilai membuat gaya Rosé di Met Gala dari tahun ke tahun terlihat repetitif dan kurang memberikan kejutan baru.
Sebagian warganet bahkan membandingkan penampilan tahun ini dengan gaya Rosé di Met Gala sebelumnya yang sama-sama mengusung siluet simpel dan nuansa monokrom. Kritik tersebut memunculkan diskusi luas mengenai ekspektasi publik terhadap selebritas global yang hadir di acara fashion berkelas internasional.
Namun di tengah kritik yang bermunculan, dukungan dari penggemar tetap kuat. Banyak fans membela Rosé dengan menyebut penampilannya tetap elegan, berkelas, dan sesuai dengan identitas fashion pribadinya yang dikenal minimalis. Mereka juga menilai tidak semua interpretasi tema harus tampil ekstrem atau eksperimental.
Perdebatan mengenai penampilan Rosé ini kembali menunjukkan besarnya sorotan publik terhadap figur global, khususnya idol K-pop yang hadir di Met Gala. Sebagai salah satu ikon fashion internasional, setiap pilihan gaya Rosé selalu menjadi bahan pembicaraan, baik dipuji maupun dikritik oleh penggemar dan penikmat fashion dunia.