Peneliti Universitas Esa Unggul Kembangkan Panduan Pencegahan Komplikasi Stroke untuk Perkuat Peran Keluarga dan Kader Kesehatan

Last Updated: 22 Juni 2026By

Esaunggul.ac.id, Stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Selain berdampak pada kualitas hidup pasien, penyakit ini juga menimbulkan beban ekonomi yang besar akibat kebutuhan perawatan jangka panjang dan berbagai komplikasi yang dapat terjadi pascaserangan stroke. Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti Universitas Esa Unggul mengembangkan panduan praktis berbasis clinical pathway yang dirancang khusus untuk membantu keluarga dan kader kesehatan dalam mencegah komplikasi stroke di tingkat komunitas.

Penelitian berjudul “Pengembangan Panduan Non-Digital Berbasis Clinical Pathway untuk Mendukung Program Indonesia Sehat dalam Pencegahan Komplikasi Stroke” dilaksanakan melalui skema Penelitian Fundamental – Reguler. Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Mira Asmirajanti, S.Kp., M.Kep., dosen Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul.

Tim peneliti juga melibatkan Rini Handayani, S.K.M., M.Epid., Dwi Nurmawaty, S.K.M., M.K.M., dan Yulhendri, S.T., M.T. sebagai anggota peneliti. Selain itu, penelitian ini turut melibatkan mahasiswa Universitas Esa Unggul, yaitu Umairoh Vilfaladah, Putri Nabila, Bella Suci Cahyanti, Dessy Septianingsih, dan Riska Dwi Damai Yanti, sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis riset yang dikembangkan universitas.

Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan bahwa inovasi kesehatan yang lahir dari penelitian dosen dan mahasiswa memiliki peran penting dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

“Universitas Esa Unggul terus mendorong penelitian yang tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga mampu memberikan solusi konkret bagi masyarakat. Pengembangan panduan pencegahan komplikasi stroke ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan penguatan Program Indonesia Sehat melalui pendekatan yang sederhana, aplikatif, dan mudah diakses,” ujar Arief.

Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) selama dua tahun. Pada tahap awal yang berlangsung pada Juli–Agustus 2025, tim melakukan studi kebutuhan terhadap 116 keluarga pasien stroke di wilayah kerja Puskesmas Tambora, DKI Jakarta, serta melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama 24 kader Posbindu.

Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan praktik perawatan pasien stroke di rumah. Meskipun sebagian besar keluarga memahami pentingnya konsumsi obat secara teratur, rehabilitasi, dan kontrol kesehatan berkala, masih ditemukan sejumlah pasien yang tidak menjalankan rekomendasi tersebut secara konsisten.

Data penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 16,4 persen pasien tidak rutin mengonsumsi obat, 19 persen tidak menjalani rehabilitasi, dan 18,1 persen tidak melakukan kontrol kesehatan secara berkala. Selain itu, mayoritas keluarga mengaku belum pernah menerima panduan tertulis mengenai pencegahan komplikasi stroke. Sebanyak 93,1 persen responden menyatakan belum pernah memperoleh buku panduan, leaflet, maupun pelatihan terkait perawatan pasien stroke di rumah.

Kondisi serupa juga ditemukan pada kader kesehatan masyarakat. Melalui FGD, para kader mengungkapkan bahwa keterbatasan pelatihan dan minimnya materi edukasi membuat mereka belum optimal dalam memberikan pendampingan kepada pasien stroke dan keluarganya.

Berangkat dari temuan tersebut, tim peneliti berhasil mengembangkan panduan non-digital berbasis clinical pathway yang terdiri dari tiga bentuk utama, yaitu diagram alur pengambilan keputusan berdasarkan kondisi pasien, buku panduan praktis perawatan pasien stroke di rumah, dan poster edukatif berbasis visual yang mudah dipahami oleh masyarakat.

Pendekatan clinical pathway yang selama ini banyak digunakan di fasilitas kesehatan diadaptasi ke dalam format yang lebih sederhana sehingga dapat diterapkan oleh keluarga pasien dan kader kesehatan di komunitas. Inovasi ini menjadi salah satu kebaruan penelitian karena menghadirkan standar perawatan berbasis bukti ilmiah dalam bentuk non-digital yang lebih inklusif bagi masyarakat dengan keterbatasan akses teknologi maupun literasi kesehatan.

Sebelum diimplementasikan, panduan yang dikembangkan telah melalui proses uji pakar, uji keterbacaan, dan validasi bersama tenaga kesehatan, kader kesehatan, serta keluarga pasien stroke. Hasil validasi menunjukkan bahwa 95 persen responden menilai panduan tersebut sangat baik, mudah dipahami, dan relevan digunakan dalam mendukung perawatan pasien stroke di rumah.

Secara akademik, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model edukasi kesehatan berbasis komunitas melalui adaptasi clinical pathway ke lingkungan masyarakat. Penelitian juga menghasilkan berbagai luaran ilmiah berupa artikel pada jurnal internasional, prosiding konferensi, panduan praktis, poster edukasi, serta perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Bagi masyarakat, inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas keluarga dan kader kesehatan dalam melakukan perawatan pasien stroke secara mandiri, mencegah munculnya komplikasi, serta memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas yang menjadi bagian penting dari Program Indonesia Sehat.

Melalui penelitian ini, Universitas Esa Unggul kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan inovasi kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional yang lebih inklusif, preventif, dan berkelanjutan.

Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University Merupakan World Class University

Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University merupakan perguruan tinggi swasta terkemuka yang berkomitmen menjadi world-class entrepreneurial university.

Didirikan pada tahun 1993, Universitas Esa Unggul saat ini memiliki:

  • 10 Fakultas
  • 42 Program Studi, terdiri dari:
    • 24 Program Sarjana/Sarjana Terapan
    • 2 Program Diploma
    • 5 Program Profesi
    • 9 Program Magister
    • 1 Program Doktor
    • 1 Program Sarjana PJJ Teknik Informatika (full online)

Universitas Esa Unggul memiliki lebih dari 19.000 mahasiswa yang berasal dari 37 provinsi di Indonesia dan 8 negara, dengan dukungan ekosistem pendidikan modern berbasis inovasi dan kolaborasi global. Dalam penguatan kualitas pendidikan dan internasionalisasi, Universitas Esa Unggul tergabung dalam CINTANA Alliance, jejaring global perguruan tinggi yang dimotori oleh Arizona State University (ASU), yang memungkinkan akses pada praktik pendidikan tinggi kelas dunia, inovasi pembelajaran digital, pengembangan kurikulum global, penelitian, serta kolaborasi internasional.

Sebagai bagian dari pengembangan institusi, Universitas Esa Unggul juga menghadirkan Global Innovation Hub (GI Hub) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang dikembangkan dengan konsep Urban Academic Hub untuk mendukung pembelajaran berbasis industri, riset, inovasi, technopark, entrepreneurship, serta kolaborasi dunia usaha dan industri.

Universitas Esa Unggul telah memperoleh Akreditasi Perguruan Tinggi “UNGGUL” dari BAN-PT, dengan 18 program studi berakreditasi UNGGUL dan sejumlah program studi yang telah meraih akreditasi internasional. Dalam bidang reputasi akademik dan institusi, Universitas Esa Unggul mencatat berbagai capaian nasional dan internasional, di antaranya:

  • Peringkat 69 SINTA Nasional
  • Peringkat 6 Jakarta & 62 Nasional versi EduRank 2026
  • GreenMetric: Peringkat 2 Jakarta, 29 Nasional, dan 203 Internasional
  • Berbagai penghargaan nasional melalui Anugerah Diktisaintek Kemendiktisaintek

Didukung budaya riset yang kuat, Universitas Esa Unggul aktif menghasilkan publikasi ilmiah, buku, hak kekayaan intelektual, inovasi, serta penelitian dan pengabdian masyarakat yang berdampak bagi pembangunan nasional dan global.

Berita selengkapnya dapat Anda akses melalui esaunggul.ac.id – aruna9news.com

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Leave A Comment