Prabowo Alokasikan Rp5 Triliun untuk Tambah KRL Jabodetabek

Aruna9news.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 triliun kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) guna menambah armada KRL di wilayah Jabodetabek. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan pelayanan transportasi publik bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan langsung kepada Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, saat peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat. Dalam pertemuan itu, Bobby mengungkapkan kebutuhan anggaran untuk pengadaan rangkaian kereta baru mencapai sekitar US$9 juta atau setara Rp150 miliar per rangkaian.

Berdasarkan perhitungan tersebut, KAI sebelumnya mengajukan anggaran sekitar Rp4,8 triliun. Namun, Prabowo memutuskan untuk menyetujui sekaligus menaikkan alokasi menjadi Rp5 triliun guna mempercepat penambahan armada.

“Saya setujui, bahkan saya alokasikan Rp5 triliun,” ujar Prabowo.

Dana tersebut direncanakan untuk pengadaan hingga sekitar 30 rangkaian KRL baru. Awalnya, pihak KAI menyatakan mampu merealisasikan penambahan dalam waktu enam bulan. Namun, Presiden memberikan tenggat waktu hingga satu tahun agar pelaksanaan lebih realistis dan optimal.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengucurkan anggaran untuk sektor yang berdampak langsung pada masyarakat. Ia menilai kereta api merupakan moda transportasi penting, khususnya bagi kalangan menengah ke bawah.

“Kereta api sangat dibutuhkan masyarakat. Ke depan akan terus kita perluas dan perbesar,” tegasnya.

Penambahan armada ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan penumpang serta meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas layanan KRL di kawasan Jabodetabek.

Sumber: Tempo.co

Penulis: Annisa Ainaya Salsabila

 

Leave A Comment