Tekan Stunting dan Perkuat Ketahanan Pangan, Universitas Esa Unggul Latih Kader Desa Kabasiran Budidaya Hidroponik
Esaunggul.ac.id, Upaya pencegahan stunting tidak hanya dilakukan melalui intervensi kesehatan, tetapi juga harus didukung oleh ketersediaan pangan bergizi yang berkelanjutan. Menjawab tantangan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan budidaya sayuran hidroponik di Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Esa Unggul dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam upaya pencegahan stunting, peningkatan kualitas gizi keluarga, serta penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.
Program pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Harna, S.Gz., M.Si. ini melibatkan 13 kader aktif yang berasal dari berbagai Posyandu di Desa Kabasiran. Para peserta mendapatkan pelatihan komprehensif mengenai budidaya sayuran hidroponik menggunakan sistem pertanian vertikal yang dinilai efektif untuk diterapkan di wilayah dengan keterbatasan lahan pekarangan.
Menurut Harna, metode hidroponik menjadi solusi yang relevan bagi masyarakat Desa Kabasiran yang menghadapi tantangan berkurangnya lahan produktif akibat perkembangan kawasan permukiman dan alih fungsi lahan.
“Hidroponik merupakan salah satu alternatif yang efektif untuk menghasilkan pangan bergizi meskipun dengan lahan yang terbatas. Melalui program ini, kami tidak hanya mengajarkan teknik budidaya, tetapi juga mendorong masyarakat untuk mampu memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara mandiri,” ujar Harna.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh pengetahuan mulai dari proses penyemaian benih, pengelolaan nutrisi tanaman menggunakan larutan AB Mix, perawatan tanaman, hingga teknik panen yang tepat. Kegiatan dilaksanakan secara teoritis dan praktik langsung sehingga para kader dapat memahami seluruh tahapan budidaya secara menyeluruh.
Hasilnya, para kader berhasil membudidayakan berbagai jenis sayuran seperti pakcoy, kangkung, dan selada yang dipanen dengan hasil mencapai 2–4 kilogram setiap siklus panen. Sayuran yang dihasilkan memiliki kualitas baik, segar, serta bebas pestisida sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat.
Menariknya, hasil panen tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga kader, tetapi juga didistribusikan secara berkala kepada kelompok rentan di desa, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang membutuhkan asupan gizi tambahan.
Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting melalui peningkatan akses masyarakat terhadap sumber pangan bergizi yang mudah diperoleh dan berkelanjutan. Selain meningkatkan konsumsi sayur pada keluarga, program ini juga mendorong terbentuknya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat sejak dini.
Rektor Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan apresiasinya terhadap program yang secara langsung memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan kesehatan nasional.
“Pencegahan stunting membutuhkan pendekatan yang terintegrasi antara pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Program yang dilakukan oleh dosen Universitas Esa Unggul ini menunjukkan bagaimana perguruan tinggi dapat menghadirkan solusi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui inovasi sederhana namun berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui program budidaya hidroponik ini, Universitas Esa Unggul berharap masyarakat Desa Kabasiran dapat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta berkontribusi dalam menurunkan prevalensi stunting di wilayahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menghasilkan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan edukatif, inovatif, dan berkelanjutan.
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University Merupakan World Class University
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University merupakan perguruan tinggi swasta terkemuka yang berkomitmen menjadi world-class entrepreneurial university.
Didirikan pada tahun 1993, Universitas Esa Unggul saat ini memiliki:
- 10 Fakultas
- 42 Program Studi, terdiri dari:
- 24 Program Sarjana/Sarjana Terapan
- 2 Program Diploma
- 5 Program Profesi
- 9 Program Magister
- 1 Program Doktor
- 1 Program Sarjana PJJ Teknik Informatika (full online)
Universitas Esa Unggul memiliki lebih dari 19.000 mahasiswa yang berasal dari 37 provinsi di Indonesia dan 8 negara, dengan dukungan ekosistem pendidikan modern berbasis inovasi dan kolaborasi global. Dalam penguatan kualitas pendidikan dan internasionalisasi, Universitas Esa Unggul tergabung dalam CINTANA Alliance, jejaring global perguruan tinggi yang dimotori oleh Arizona State University (ASU), yang memungkinkan akses pada praktik pendidikan tinggi kelas dunia, inovasi pembelajaran digital, pengembangan kurikulum global, penelitian, serta kolaborasi internasional.
Sebagai bagian dari pengembangan institusi, Universitas Esa Unggul juga menghadirkan Global Innovation Hub (GI Hub) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang dikembangkan dengan konsep Urban Academic Hub untuk mendukung pembelajaran berbasis industri, riset, inovasi, technopark, entrepreneurship, serta kolaborasi dunia usaha dan industri.
Universitas Esa Unggul telah memperoleh Akreditasi Perguruan Tinggi “UNGGUL” dari BAN-PT, dengan 18 program studi berakreditasi UNGGUL dan sejumlah program studi yang telah meraih akreditasi internasional. Dalam bidang reputasi akademik dan institusi, Universitas Esa Unggul mencatat berbagai capaian nasional dan internasional, di antaranya:
- Peringkat 69 SINTA Nasional
- Peringkat 6 Jakarta & 62 Nasional versi EduRank 2026
- GreenMetric: Peringkat 2 Jakarta, 29 Nasional, dan 203 Internasional
- Berbagai penghargaan nasional melalui Anugerah Diktisaintek Kemendiktisaintek
Didukung budaya riset yang kuat, Universitas Esa Unggul aktif menghasilkan publikasi ilmiah, buku, hak kekayaan intelektual, inovasi, serta penelitian dan pengabdian masyarakat yang berdampak bagi pembangunan nasional dan global.
Berita selengkapnya dapat Anda akses melalui esaunggul.ac.id – aruna9news.com












