Universitas Esa Unggul dan Kemenkum Perkuat Ekosistem Inovasi melalui Bimbingan Teknis Pendaftaran Desain Industri
Esaunggul.ac.id, Upaya mendorong hilirisasi inovasi dan perlindungan hasil karya akademik terus diperkuat Universitas Esa Unggul melalui penyelenggaraan kegiatan Penguatan Pemahaman dan Bimbingan Teknis Pendaftaran Desain Industri yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Esa Unggul dalam membangun budaya inovasi sekaligus meningkatkan kesadaran sivitas akademika terhadap pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), khususnya di bidang desain industri.
Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) ini menghadirkan akademisi, praktisi, serta pemangku kepentingan di bidang kekayaan intelektual untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai strategi perlindungan desain industri di lingkungan perguruan tinggi.
Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Esa Unggul, Dr. Mury Kuswari, S.Pd., M.Si. yang menegaskan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual sebagai bagian dari penguatan ekosistem inovasi nasional.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, pemahaman mengenai perlindungan kekayaan intelektual harus menjadi bagian dari budaya akademik agar setiap karya dan inovasi yang dihasilkan memiliki perlindungan hukum yang kuat serta mampu memberikan nilai tambah bagi bangsa,” ujar Dr. Mury.
Turut hadir memberikan sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum, Dr. Baroto, S.H., M.H., yang mengapresiasi langkah Universitas Esa Unggul dalam meningkatkan literasi kekayaan intelektual di kalangan akademisi dan mahasiswa.
Sementara itu, Direktur Hak Cipta dan Desain Industri DJKI, Agung Damarsasongko, S.H., M.H., menyampaikan keynote speech sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya perlindungan desain industri sebagai instrumen strategis untuk menjaga nilai ekonomi dari sebuah inovasi.
“Banyak inovasi yang memiliki potensi komersial tinggi namun belum mendapatkan perlindungan hukum yang memadai. Karena itu, pemahaman mengenai desain industri perlu diperkuat agar inovasi yang lahir dari perguruan tinggi dapat berkembang menjadi produk yang memiliki daya saing dan manfaat ekonomi,” jelas Agung.
Pada sesi utama, peserta memperoleh pemahaman mengenai potensi perlindungan desain industri di perguruan tinggi melalui paparan Aloysius Baskoro Junianto, S.Sn., M.I.D. dari Podomoro University. Ia menjelaskan bagaimana desain industri dapat menjadi aset intelektual yang bernilai tinggi apabila dikelola secara tepat sejak tahap pengembangan produk.
Selanjutnya, sesi kedua menghadirkan Rizki Harit Maulana, S.Ds., M.P.P. dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang membahas strategi perlindungan desain industri berbasis inovasi. Materi ini memberikan wawasan praktis mengenai proses pendaftaran, persyaratan hukum, hingga strategi pengelolaan kekayaan intelektual yang dapat diterapkan oleh perguruan tinggi dan peneliti.
Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari dosen, peneliti, mahasiswa, serta pengelola kekayaan intelektual yang hadir. Berbagai pertanyaan terkait peluang komersialisasi inovasi, tantangan perlindungan desain industri, hingga strategi peningkatan jumlah pendaftaran HKI di perguruan tinggi menjadi topik yang banyak dibahas selama kegiatan.
Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng., menegaskan bahwa Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University akan terus memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang tidak hanya menghasilkan karya berkualitas, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri.
“Kami ingin membangun budaya inovasi yang kuat, mulai dari proses penelitian, pengembangan produk, hingga perlindungan dan hilirisasinya. Dengan demikian, hasil karya sivitas akademika Universitas Esa Unggul dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pembangunan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global,” tutup Dr. Arief.
Melalui kegiatan ini, Universitas Esa Unggul kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong penguatan riset, inovasi, dan perlindungan kekayaan intelektual sebagai fondasi menuju ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi berkelanjutan.
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University Merupakan World Class University
Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University merupakan perguruan tinggi swasta terkemuka yang berkomitmen menjadi world-class entrepreneurial university.
Didirikan pada tahun 1993, Universitas Esa Unggul saat ini memiliki:
- 10 Fakultas
- 42 Program Studi, terdiri dari:
- 24 Program Sarjana/Sarjana Terapan
- 2 Program Diploma
- 5 Program Profesi
- 9 Program Magister
- 1 Program Doktor
- 1 Program Sarjana PJJ Teknik Informatika (full online)
Universitas Esa Unggul memiliki lebih dari 19.000 mahasiswa yang berasal dari 37 provinsi di Indonesia dan 8 negara, dengan dukungan ekosistem pendidikan modern berbasis inovasi dan kolaborasi global. Dalam penguatan kualitas pendidikan dan internasionalisasi, Universitas Esa Unggul tergabung dalam CINTANA Alliance, jejaring global perguruan tinggi yang dimotori oleh Arizona State University (ASU), yang memungkinkan akses pada praktik pendidikan tinggi kelas dunia, inovasi pembelajaran digital, pengembangan kurikulum global, penelitian, serta kolaborasi internasional.
Sebagai bagian dari pengembangan institusi, Universitas Esa Unggul juga menghadirkan Global Innovation Hub (GI Hub) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang dikembangkan dengan konsep Urban Academic Hub untuk mendukung pembelajaran berbasis industri, riset, inovasi, technopark, entrepreneurship, serta kolaborasi dunia usaha dan industri.
Universitas Esa Unggul telah memperoleh Akreditasi Perguruan Tinggi “UNGGUL” dari BAN-PT, dengan 18 program studi berakreditasi UNGGUL dan sejumlah program studi yang telah meraih akreditasi internasional. Dalam bidang reputasi akademik dan institusi, Universitas Esa Unggul mencatat berbagai capaian nasional dan internasional, di antaranya:
- Peringkat 69 SINTA Nasional
- Peringkat 6 Jakarta & 62 Nasional versi EduRank 2026
- GreenMetric: Peringkat 2 Jakarta, 29 Nasional, dan 203 Internasional
- Berbagai penghargaan nasional melalui Anugerah Diktisaintek Kemendiktisaintek
Didukung budaya riset yang kuat, Universitas Esa Unggul aktif menghasilkan publikasi ilmiah, buku, hak kekayaan intelektual, inovasi, serta penelitian dan pengabdian masyarakat yang berdampak bagi pembangunan nasional dan global.
Berita selengkapnya dapat Anda akses melalui esaunggul.ac.id – aruna9news.com














