Universitas Esa Unggul Galakkan Donasi Peralatan Kuliah dan Praktikum, Wujudkan Kampus Hijau Berbasis Solidaritas Akademik

Jakarta – Universitas Esa Unggul mengajak seluruh sivitas akademika untuk berpartisipasi dalam Program Donasi Alat Perkuliahan dan Praktikum sebagai bagian dari upaya membangun budaya berbagi sekaligus mendukung implementasi kampus hijau (Green Campus). Melalui kampanye bertajuk “Satu Barang, Seribu Manfaat”, mahasiswa diajak mendonasikan buku, alat tulis, hingga perlengkapan praktikum yang masih layak pakai untuk dimanfaatkan oleh adik tingkat.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) di lingkungan kampus. Peralatan yang sebelumnya tidak lagi digunakan akan memperoleh masa pakai yang lebih panjang sehingga mampu mengurangi limbah, menekan konsumsi barang baru, sekaligus membantu mahasiswa yang membutuhkan.
Ketua Green Campus Universitas Esa Unggul, Helmi Geisfarat, M.I.Kom., mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi sampah, tetapi juga membangun budaya kepedulian antarmahasiswa.
“Banyak buku, alat tulis, jas laboratorium, hingga perlengkapan praktikum yang masih dalam kondisi baik namun tidak lagi digunakan setelah mahasiswa menyelesaikan mata kuliah tertentu. Melalui program ini, kami ingin memperpanjang siklus hidup barang-barang tersebut sehingga memberikan manfaat bagi adik tingkat sekaligus mengurangi limbah yang dihasilkan kampus,” ujar Helmi.
Menurutnya, konsep ekonomi sirkular (circular economy) dapat diterapkan secara sederhana di lingkungan perguruan tinggi melalui kebiasaan menggunakan kembali barang yang masih layak. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Universitas Esa Unggul dalam mewujudkan kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Selain memberikan dampak lingkungan, program donasi ini juga diharapkan dapat memperkuat solidaritas akademik. Mahasiswa tidak hanya berbagi barang, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama civitas akademika.
Buku referensi, modul perkuliahan, alat tulis, kalkulator, jas laboratorium, alat kesehatan, hingga berbagai perlengkapan praktikum yang masih layak pakai menjadi beberapa jenis barang yang dapat didonasikan. Seluruh donasi nantinya akan diseleksi dan disalurkan kepada mahasiswa yang membutuhkan melalui mekanisme yang telah disiapkan oleh universitas.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian implementasi Green Campus Universitas Esa Unggul yang selama ini terus dikembangkan melalui berbagai inisiatif keberlanjutan, mulai dari pengelolaan limbah makanan, penggunaan kendaraan listrik operasional, pengurangan sampah plastik, hingga penguatan budaya reduce, reuse, dan recycle di lingkungan kampus.
Melalui gerakan “Satu Barang, Seribu Manfaat”, Universitas Esa Unggul berharap tercipta budaya baru di kalangan mahasiswa bahwa setiap barang yang masih layak digunakan memiliki nilai manfaat yang dapat terus dirasakan oleh orang lain. Dengan semangat berbagi dan keberlanjutan, kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun kepedulian sosial dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Satu Barang, Seribu Manfaat. Donasikan buku, alat tulis, dan perlengkapan praktikum Anda untuk adik tingkat. Mari memperpanjang siklus hidup peralatan, membangun solidaritas akademik, dan mewujudkan budaya kampus hijau yang berkelanjutan.”
Program ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Esa Unggul dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta aksi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan melalui partisipasi aktif seluruh sivitas akademika.











