Universitas Esa Unggul Perkuat Branding Ekologis Meruya Utara melalui Desain Komunikasi Visual Berbasis Identitas Lokal

Last Updated: 27 Juli 2026By

Group of professionals posing in a formal hall with a banner, portraits, and an Indonesian flag behind them.

Esaunggul.ac.id, Di tengah pesatnya urbanisasi yang kerap menggeser identitas lokal masyarakat perkotaan, Universitas Esa Unggul melalui Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) menghadirkan inovasi pengabdian kepada masyarakat dengan memperkuat branding ekologis Kelurahan Meruya Utara melalui identitas lokal “Pandan Wangi”. Program yang dilaksanakan pada 8–9 Juli 2026 ini menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kawasan yang memiliki karakter kuat sekaligus berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Kegiatan dipimpin oleh dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Esa Unggul, Ratih Pertiwi, S.I.Kom., Dr. Christophera R. Lucius, M.A., dan Oskar Judianto, S.Sn., M.M., M.Ds., serta dihadiri oleh Camat Kembangan Mochamad Fahmy Karsawijaya dan Lurah Meruya Utara Agustiawan sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat.

Melalui pendekatan Desain Komunikasi Visual (DKV), Universitas Esa Unggul tidak hanya menghadirkan sebuah kegiatan seremonial, tetapi juga merancang sebuah strategi komunikasi yang mampu membangun kesadaran ekologis masyarakat sekaligus memperkuat positioning Meruya Utara sebagai kawasan yang memiliki identitas khas berbasis lingkungan.

Desain Komunikasi Visual sebagai Strategi Branding Kawasan

Dalam implementasinya, tim DKV Universitas Esa Unggul merancang berbagai elemen komunikasi visual yang saling terintegrasi, mulai dari identitas visual, logo, media promosi, hingga konsep penyelenggaraan event kolaboratif.

Logo yang dikembangkan menggabungkan elemen daun pandan sebagai identitas lokal dengan simbol keberlanjutan, dipadukan dengan dominasi warna hijau yang merepresentasikan kelestarian lingkungan. Seluruh media komunikasi dirancang membawa pesan yang sama, yakni menjadikan Meruya Utara sebagai “Rumah Hijau yang Harum” melalui identitas Pandan Wangi.

Group of students in white uniforms and hijabs kneeling on a mat, drawing on a long sheet of paper spread on the floor in a classroom.

Pendekatan visual tersebut menjadi media komunikasi yang efektif untuk menjembatani pesan-pesan lingkungan kepada masyarakat sehingga lebih mudah dipahami dan diterima oleh berbagai kalangan.

Mengangkat Identitas Lokal “Pandan Wangi”

Pemilihan identitas Pandan Wangi bukan tanpa alasan. Tanaman pandan merupakan salah satu karakter yang dikenal masyarakat Meruya Utara sekaligus memiliki makna filosofis berupa keharuman, ketahanan, dan kebermanfaatan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Ratih Pertiwi, S.I.Kom. selaku dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Esa Unggul, identitas lokal memiliki peran strategis dalam membangun keterikatan masyarakat terhadap lingkungannya.

“Desain komunikasi visual bukan hanya menghasilkan identitas yang menarik secara estetika, tetapi juga menjadi media untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat. Melalui identitas Pandan Wangi, kami ingin menghadirkan narasi bahwa Meruya Utara memiliki karakter yang kuat sebagai kawasan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar beliau.

Melalui identitas tersebut, Universitas Esa Unggul mendorong agar masyarakat tidak hanya mengenal pandan sebagai tanaman, tetapi juga menjadikannya simbol kebanggaan bersama yang mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan serta memperkuat identitas kawasan.

Group of adults and children posing behind a colorful mural at an outdoor community event in the afternoon.

Dengan demikian, branding yang dibangun tidak sekadar bersifat visual, tetapi juga menghadirkan narasi yang mampu mempererat hubungan masyarakat dengan lingkungan tempat mereka tinggal.

Event Kolaboratif yang Melibatkan Masyarakat

Sebagai implementasi branding ekologis tersebut, kegiatan dikemas dalam berbagai aktivitas kolaboratif yang melibatkan pelajar, pelaku UMKM, komunitas lingkungan, serta generasi muda.

Berbagai kegiatan seperti lokakarya kreatif, edukasi lingkungan, penanaman pohon, hingga pasar rakyat dirancang menggunakan identitas visual yang konsisten sehingga mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperluas penyebaran informasi melalui media digital dan media sosial.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa desain komunikasi visual tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga mampu menjadi instrumen untuk membangun gerakan sosial yang melibatkan masyarakat secara aktif.

Rektor Universitas Esa Unggul Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST., MBA., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi dalam memberikan solusi bagi masyarakat melalui keilmuan.

“Universitas Esa Unggul percaya bahwa setiap disiplin ilmu memiliki kontribusi bagi pembangunan masyarakat. Melalui Desain Komunikasi Visual, kami ingin menunjukkan bahwa desain tidak hanya menghasilkan karya visual, tetapi juga mampu membangun identitas kawasan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Inilah bentuk inovasi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan.”

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menghasilkan model pembangunan kawasan yang berbasis identitas lokal sekaligus berorientasi pada keberlanjutan.

Two men stand indoors as one in a white uniform presents a glass trophy to a man in a dark shirt, framed portraits on the wall behind them.

Melalui program ini, Universitas Esa Unggul berharap konsep branding ekologis berbasis identitas lokal dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam membangun karakter kawasan yang kuat, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat kesadaran terhadap pelestarian lingkungan.

Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University Merupakan World Class University

Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University merupakan perguruan tinggi swasta terkemuka yang berkomitmen menjadi world-class entrepreneurial university.

Didirikan pada tahun 1993, Universitas Esa Unggul saat ini memiliki:

  • 11 Fakultas
  • 44 Program Studi, terdiri dari:
    • 25 Program Sarjana/Sarjana Terapan
    • 2 Program Diploma
    • 6 Program Profesi
    • 9 Program Magister
    • 1 Program Doktor
    • 1 Program Sarjana PJJ Teknik Informatika (full online)

Universitas Esa Unggul memiliki lebih dari 19.000 mahasiswa yang berasal dari 37 provinsi di Indonesia dan 8 negara, dengan dukungan ekosistem pendidikan modern berbasis inovasi dan kolaborasi global. Dalam penguatan kualitas pendidikan dan internasionalisasi, Universitas Esa Unggul tergabung dalam CINTANA Alliance, jejaring global perguruan tinggi yang dimotori oleh Arizona State University (ASU), yang memungkinkan akses pada praktik pendidikan tinggi kelas dunia, inovasi pembelajaran digital, pengembangan kurikulum global, penelitian, serta kolaborasi internasional.

Sebagai bagian dari pengembangan institusi, Universitas Esa Unggul juga menghadirkan Global Innovation Hub (GI Hub) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, yang dikembangkan dengan konsep Urban Academic Hub untuk mendukung pembelajaran berbasis industri, riset, inovasi, technopark, entrepreneurship, serta kolaborasi dunia usaha dan industri.

Universitas Esa Unggul telah memperoleh Akreditasi Perguruan Tinggi “UNGGUL” dari BAN-PT, dengan 18 program studi berakreditasi UNGGUL dan sejumlah program studi yang telah meraih akreditasi internasional. Dalam bidang reputasi akademik dan institusi, Universitas Esa Unggul mencatat berbagai capaian nasional dan internasional, di antaranya:

  • Peringkat 69 SINTA Nasional
  • Peringkat 6 Jakarta & 62 Nasional versi EduRank 2026
  • GreenMetric: Peringkat 2 Jakarta, 29 Nasional, dan 203 Internasional
  • Berbagai penghargaan nasional melalui Anugerah Diktisaintek Kemendiktisaintek

Didukung budaya riset yang kuat, Universitas Esa Unggul aktif menghasilkan publikasi ilmiah, buku, hak kekayaan intelektual, inovasi, serta penelitian dan pengabdian masyarakat yang berdampak bagi pembangunan nasional dan global.

Berita selengkapnya dapat Anda akses melalui esaunggul.ac.id – aruna9news.com

Leave A Comment