Usulan Kenaikan HET Minyakita Masih Dikaji, Pemerintah Hitung Dampak Sebelum Putuskan Harga Baru

Last Updated: 22 April 2026By Tags: , ,

Image: Minyak Kita

Aruna9news.com – Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng bersubsidi Minyakita mulai dibahas oleh pemerintah. Wacana ini mencuat karena harga Minyakita dinilai sudah cukup lama tidak mengalami perubahan, meskipun kondisi ekonomi dan biaya produksi terus bergerak, Saat ini, HET Minyakita masih dipatok di angka Rp 15.700 per liter. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa usulan kenaikan harga tersebut masih bersifat awal dan belum menjadi keputusan final. Ia menekankan pentingnya perhitungan matang sebelum kebijakan diambil, agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah akan melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga pengawas dan instansi terkait, untuk menghitung secara rinci komponen biaya serta kebutuhan penyesuaian harga. Hasil perhitungan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan pada rapat lanjutan, Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perubahan harga Minyakita di pasaran. Artinya, masyarakat masih dapat membeli minyak goreng subsidi tersebut dengan harga yang sama seperti sebelumnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa pihaknya akan mengikuti arahan untuk melakukan kajian lebih mendalam terkait rencana kenaikan HET. Ia mengungkapkan bahwa harga Minyakita memang sudah lebih dari tiga tahun tidak mengalami penyesuaian, sehingga perlu dikaji ulang agar sesuai dengan kondisi terkini.

Budi menjelaskan, berbagai faktor seperti biaya distribusi, harga bahan baku, hingga dinamika pasar menjadi pertimbangan dalam usulan kenaikan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam menentukan besaran kenaikan sebelum semua aspek diperhitungkan secara menyeluruh, Meski wacana kenaikan ini mulai dibahas, pemerintah masih belum mengungkapkan berapa besar potensi kenaikan harga yang akan diterapkan. Semua keputusan akan menunggu hasil kajian bersama yang dilakukan lintas instansi.

Rencana ini pun menjadi perhatian publik, mengingat Minyakita merupakan salah satu kebutuhan pokok yang banyak digunakan masyarakat. Pemerintah dihadapkan pada tantangan untuk menyeimbangkan antara menjaga daya beli masyarakat dan memastikan keberlanjutan pasokan serta distribusi minyak goreng di dalam negeri.

Source: Detik.com

Editor: Ariel Yoga Praditya

Leave A Comment