Kebakaran Hebat Landa Pabrik Sandal di Tangerang, Api Masih Berkobar Setelah 5 Jam

Last Updated: 22 Juni 2026By Tags: , ,

Aruna9news.com, Jakarta – Kebakaran besar melanda sebuah pabrik sandal yang berlokasi di Jalan Melati Raya, Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, pada Minggu (21/6) malam. Hingga Senin (22/6/2026) dini hari, atau sekitar lima jam setelah kejadian, api masih terus berkobar dan dalam proses penanganan petugas pemadam kebakaran.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia Suherlandia, mengatakan proses pemadaman telah dilakukan sejak pukul 22.45 WIB. Namun, petugas menghadapi sejumlah kendala yang menyebabkan api sulit dipadamkan.

“Saat laporan masuk, kondisi api sudah besar dan merambat,” ujar Andia kepada wartawan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, terdapat tiga area utama yang terbakar di dalam pabrik. Area tersebut berisi sandal jadi, bahan baku padat sejenis karet, serta berbagai cairan kimia yang digunakan dalam proses produksi.

“Ada tiga lokal area terbakar yang di dalamnya berisi sandal barang jadi, bahan baku padat sejenis karet, dan aneka cairan kimia penunjang produksi. Dengan karakteristik bahan tersebut, proses pemadaman memerlukan waktu yang lebih lama,” jelasnya.

Saat ini, tim pemadam kebakaran memfokuskan upaya pada pencegahan penyebaran api ke area lain serta pengamanan tangki bahan kimia berkapasitas 20.000 liter dan puluhan drum penyimpanan untuk menghindari risiko ledakan.

“Penanganan kita fokuskan memutus rambatan api dan mengamankan tangki kimia kapasitas 20.000 liter serta puluhan drum agar tidak terjadi ledakan,” kata Andia.

Sementara itu, relawan di lokasi turut melakukan mitigasi dampak asap terhadap warga sekitar dengan memberikan bantuan dan pemantauan kondisi lingkungan.

BPBD Kota Tangerang memastikan hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut. Petugas gabungan masih terus berupaya menjinakkan api dan melakukan pendinginan di area yang terdampak kebakaran.

Penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Sumber: detik.com

Penulis: Annisa Ainaya Salsabila

Leave A Comment