Yogyakarta: Kota Wisata yang Selalu Dirindukan, Surga Kuliner dan Budaya Tradisional

Last Updated: 21 April 2026By Tags: , ,

Image: Tugu Muda Jogja

Aruna9news.com – Yogyakarta memang pantas disebut sebagai kota wisata. Selain kaya akan keindahan alam, kota ini juga memiliki daya tarik kuat di bidang kuliner. Tak sedikit wisatawan datang bukan hanya untuk berlibur, tetapi juga untuk menikmati ragam makanan khas yang menggugah selera, Ada hal yang membuat Yogyakarta selalu dirindukan. Setiap kunjungan seolah meninggalkan kesan mendalam yang membuat orang ingin kembali lagi. Suasana kota yang khas, dipadukan dengan nuansa budaya yang kental, menjadi daya tarik tersendiri.

Sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian, Yogyakarta tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional Jawa. Keunikan inilah yang membuat banyak wisatawan tertarik untuk datang dan merasakan langsung atmosfer budaya yang masih terjaga, Salah satu destinasi yang tak pernah sepi adalah Alun-Alun Kidul Yogyakarta atau yang dikenal dengan Alkid. Terletak di kawasan Patehan, Kecamatan Keraton, lokasi ini merupakan halaman belakang Keraton Yogyakarta. Jaraknya yang hanya sekitar 6–10 menit dari kawasan Titik Nol Kilometer membuatnya sangat mudah dijangkau.

Setiap hari, Alkid selalu dipadati pengunjung. Menariknya, aktivitas wisata di sini tidak membutuhkan biaya besar. Pengunjung bisa menikmati berbagai hiburan sederhana dengan harga yang ramah di kantong, Selain bersantai menikmati suasana, pengunjung juga bisa mencoba tradisi unik berjalan di antara dua pohon beringin kembar, yaitu Kyai Dewandaru dan Kyai Janadaru. Menurut kepercayaan setempat, siapa pun yang berhasil melewati kedua pohon tersebut dengan mata tertutup tanpa menyimpang, diyakini harapannya akan terkabul.

Di sekitar Alkid, terdapat pula berbagai kafe kekinian yang semakin ramai saat malam hari. Tempat-tempat ini sering menjadi lokasi berkumpul anak muda sambil menikmati pertunjukan musik secara langsung, Tak hanya itu, Alkid juga menawarkan beragam pilihan kuliner dengan harga terjangkau, sehingga pengunjung tidak kesulitan mencari makanan sambil menikmati suasana malam.

Selain Alkid, destinasi kuliner lain yang wajib dikunjungi adalah Pasar Ngasem. Dahulu, pasar ini dikenal sebagai pasar burung terbesar di Yogyakarta. Namun kini, fungsinya telah berubah menjadi pusat penjualan berbagai produk konsumen dan kuliner, Pasar Ngasem yang berada di kawasan Jeron Beteng Keraton ini memiliki sejarah panjang sejak tahun 1809. Pada masa lalu, pasar ini begitu identik dengan penjualan burung hingga wisatawan asing menjulukinya sebagai “bird market”.

Kini, Pasar Ngasem menjadi salah satu sentra wisata kuliner yang populer. Berbagai jajanan tradisional hingga makanan modern tersedia di sini. Pengunjung juga dapat menikmati hidangan khas Yogyakarta seperti Gudeg dan Sate Koyor dengan cita rasa yang lezat dan harga yang terjangkau, Pasar ini biasanya ramai dikunjungi sejak pagi hingga menjelang siang, menjadikannya tempat yang ideal untuk berburu sarapan sekaligus menikmati suasana khas Yogyakarta.

Perpaduan antara modernitas dan nilai-nilai tradisional menjadikan Yogyakarta sebagai destinasi wisata yang istimewa. Setiap sudut kota menyimpan cerita dan pengalaman yang berkesan, sehingga tak heran jika banyak orang selalu merindukan untuk kembali ke kota ini.

Source: Detik.com

Editor: Ariel Yoga Praditya

Leave A Comment